Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

MWC NU Driyorejo Gelar Konferensi Taat Prokes
MWC NU Driyorejo Gelar Konferensi Taat Prokes

MWC NU Driyorejo Gelar Konferensi Taat Prokes



Berita Baru Jatim, Gresik – Di tengah kondisi Covid-19, Organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama tetap eksis menyelenggarakan kaderisasi dan pembaruan roda organisasi, seperti halnya di Kecamatan Driyorejo.

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Driyorejo sukses menggelar acara Konferensi MWC NU dengan tema Menguatkan Jam’iyah dan Aswaja Menuju Satu Abad NU Mengabdi Untuk Bangsa.

Acara yang diselenggarakan di MI Miftahul Ulum Kecamatan Driyorejo itu menghasilkan berbagai keputusan yang terbilang inovatif.

Tidak hanya menghadirkan seluruh jajaran Badan Otonom dan Pimpinan Ranting, Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Gresik juga hadir dan memimpin berjalannya acara tersebut.

KH.Chusnan Ali dalam sambutan mewakili PCNU Gresik, menyampaikan beberapa pesan yang menyentuh bagi para Nahdliyin yang tengah hadir.

“Saya benar-benar mengapresiasi acara ini dan berterimakasih atas tertibnya prokes yang telah diterapkan. Sebagai warga Nahdlatul Ulama, utamanya harus menerapkan nilai-nilai yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW,” dawuhnya.

Beliau juga berpesan, bagi siapapun nanti yang terpilih sebagai nahkoda baru di MWC NU Driyorejo, maka beliau harus amanah, jujur, dan berilmu.

Karena, lanjut beliau, dengan 3 poin tersebut, sebuah organisasi akan lebih terarah dan tetap lurus di jalan Ahlussunah Wal Jamaah’.

Konferensi MWC NU Driyorejo dilangsungkan dalam kurun waktu 11 jam. Dalam rangkaian acara, seluruh peserta yang hadir sangat antusias. Sehingga, acara tersebut terkesan meriah dan penuh semangat dari para Nahdliyin yang ada.

Ketua Rois Syuriyah, Dr.KH.Nurhudin,M.Pd, mengatakan Rois Syuriah akan betul-betul mengembalikan jamiyah NU sebagaimana awal didirikan oleh para muassis NU yakni jamiyah Ijtimiaiyah yg mengurusi bidang keagamaan, sosial, dan pendidikan.

“Sesuai fungsi rois yakni membina, mengembalikan, mengawasi dan penentu kebijakan, Maka organisasi NU dan seluruh badan otonomnya Harus berjalan sesuai dg tujuan berdirinya NU,” ujarnya.

Disamping itu, beliau juga menuturkan, seluruh badan otonom harus berjalan dan berfungsi sesuai dengan ketentuan organisasi. “Dan betul-betul menjalankan roda organisasinya sehingga tujuan jamiyah NU akan tercapai dengan baik dan mulia,” harapnya.

beras