Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Harga Pertamax Naik, PC PMII Bondowoso: Pemerintah Tidak Manusiawi
Firmanzah, Ketua PC PMII Bondowoso.

Harga Pertamax Naik, PC PMII Bondowoso: Pemerintah Tidak Manusiawi



Berita Baru, Bondowoso – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bondowoso menolak dengan tegas kenaikan harga BBM bersubsidi pertamax. Pernyataan sikap itu, dirilis pada, Jumat (01/04/2022).

Menurut informasi yang beredar harga kenaikan BBM tersebut berlaku bagi 16 Provinsi di Indonesia. Di tengah marak informasi seputar pandemi, pemerintah resmikan Kenaikan BBM Pertamax dengan harga Rp. 12.500 yang harga semula Rp. 9000.00. Padahal masyarakat tengah terdampak pandemi.

Melansir pengumuman di situs resmi Pertamina, Kamis (31/3), kenaikan harga pertamax ini dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Firmanzah, Ketua PC PMII Bondowoso mengatakan, tindakan pemerintah saat ini sangat tidak manusiawi. Ia menilai kondisi masyarakat yang saat ini masih terlilit melonjak nya kenaikan minyak goreng justru ditambah dengan melonjaknya harga Bahan Bakar minyak (BBM). Imbasnya, kata Firmanzah, pemerintah semakin menambah beban masyarakat.

“Pemerintah masih belum bijak dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat, apalagi saat ini masih maraknya harga minyak yang melambung tinggi. Apalagi dengan kondisi masyarakat yang saat ini masih tidak stabil ditengah Pandemi COVID-19,” tegasnya.

Dalam rilis pers yang diterima Beritabaru.co, PC PMII Bondowoso meminta pemerintah agar memenuhi sebagaimana berikut :

  1. Menjaga Stabilitas ketersediaan Pertalite;
  2. Menjaga agar tidak terjadi efek domino kenaikan harga terhadap bahan pokok lainnya;
  3. Memberlakukan penyesuaian kendaraan-kendaraan dalam penggunaan Pertalite dan Pertamax.

Firmanzah juga mengatakan, pemerintah harus bisa menjaga kestabilan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Pertamax disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. “Mengingat di lapangan adanya kelangkaan BBM bersubsidi,” tegasnya.

beras