Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Imbas PMK, Harga Sapi di Bangkalan Anjlok 30 Persen

Imbas PMK, Harga Sapi di Bangkalan Anjlok 30 Persen



Berita Baru, Bangkalan – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkit ternak di Kabupaten Bangkalan, mulai berdampak. Kini, banyak pedagang mengeluhkan harga jual sapi anjlok hingga 30 persen.

Salah satu peternak asal Blega, Syahril mengatakan, harga sapi di pasar hewan turun drastis. Ia menyebut, harga sapi yang semula berkisar Rp20 juta per ekor, kini menjadi Rp14 juta.

“Memang dampak PMK harga sapi jadi turun. Kemarin saya ke pasar hewan, harga sapi yang biasanya dua ekor itu Rp40 juta, sekarang turun jadi Rp29 juta,” terangnya, Senin (23/5/2022).

Terpisah, menurut Tohir salah satu peternak mengaku memilih memelihara sapinya di kandang. Sebab, harga jual sapi yang ada di pasaran tak sebanding dengan biaya perawatan.

“Saya lebih baik rawat dulu sampai kondisi normal. Karena kalau dilepas sekarang, saya rugi. Jadi saat ini fokus pada perawatan sapi agar tak terjangkit PMK,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan, Ahmat Hafid mengatakan, pihaknya masih menunggu kebijakan terbaru dari pusat terkait pengiriman sapi ke luar kota. Sehingga, peternak bisa menjual ternak dengan harga stabil.

“Kami masih menunggu SOP-nya. Karena harus sinkron antara provinsi dan pusat. Supaya aturannya tidak berlawanan,” pungkasnya.

beras