Berita

 Network

 Partner

Akibat Covid-19, Ribuan Anak menyandang Anak Yatim
Ilustrasi (Foto: suara.com)

Akibat Covid-19, Ribuan Anak Jatim Menjadi Yatim

Berita Baru Jatim, Surabaya – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur, Andriyanto mengatakan sebangak 114 anak terdiri atas 0-5 tahun dan 64 anak berumur 6-18 tahun meninggal dunia diakibatkan Covid-19.

Tak hanya itu, ada 5082 anak menyandang yatim, diakibatkan orang tuanya meninggal dunia terpapar Covid-19.

“DP3AK berkolaborasi dengan lembaga masyarakat, forum anak, dan stakeholder lainnya menginisiasi upaya pemulihan psikososial terpadu bagi anak-anak dengan orangtua meninggal karena Covid-19,” kata Andri.

DP3AK saat ini mendata nama dan alamat yang bersangkutan. Pendataan ini masih dalam proses, untuk dilakukan intervensi dan pemberian bantuan spesifik terhadap anak-anak tersebut.

“Anak-anak ini akan didampingi pendamping psikolog untuk dilakukan asesmen dan penguatan psikis selama pandemi berlangsung,” jelas Andri.

Berita Terkait :  Larangan Mudik 2021, Polri Perketat Jalur-Jalur Tikus

Andri juga menyebutkan akan memberikan peningkatan kapasitas dengan edukasi dan pelatihan kewirausahaan oleh pelatih profesional. Pelatihan diberikan baik melalui daring atau luring di UPTD Dinas Sosial Provinsi Jatim.

“Bekerjasama dengan Dinas Dukcapil untuk memastikan anak-anak tersebut memperoleh hak-hak sipilnya. Misalnya, akta kematian orang tua, akta kelahiran, KK yang ada namanya, kartu identitas anak, dan perekaman KTP bagi yang mau berusia 17 tahun,” pungkasnya.