BMKG Ingatkan Warga Jatim Potensi Longsor dan Banjir Bandang

Kepala BMKG Nasional ingatkan warga adanya potensi banjir bandang dan longsor pasca gempa di Malang. (Foto: wikipedia.org)

Berita Baru Jatim, Surabaya – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Jawa Timur dengan daerah terdampak gempa untuk waspada adanya potensi longsor dan banjir bandang bila terjadi hujan.

Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG mengatakan adanya potensi hujan turun dan akan mengakibatkan banjir bandang dan longsor.

“Jadi mohon di waspadai potensi longsor dan banjir bandang bila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sebagai dampak lanjut setelah ada goyangan gempa bumi yang cukup kuat,” jelasnya dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Sabtu (10/4/2021).

Dwikorita mengatakan gempa magnitudo 6,5 membuat batuan menjadi agak rapuh sehingga dapat memicu terjadinya hidrometeorologi.

Ia berkaca dari bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur, sehari sebelumnya terjadi gempa bumi dengan kekuatan 4,1 dan turun hujan.

“Suatu wilayah yang setelah terkena gempa dan kemudian di guyur hujan itu di khawatirkan akan memicu terjadinya longsor atau banjir bandang,” ungkap Dwikorita.

Beberapa wilayah berpotensi hujan lebat di Jatim adalah Jombang di Bandarkedungmulyo, Mojokerto, Pasuruan, Bondowoso dan Jember.

Berita Terkait :  Pemkab Bojonegoro Siapkan 24,2 Miliar Untuk Program Beasiswa Satu Desa Dua Sarjana

Setelah itu ada Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Gresik, Trenggalek, Lamongan, Nganjuk, Madiun, Purwosari (Pasuruan) dan Probolinggo.

Kemudian, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Gresik, Lamongan, Madiun, Nganjuk, Probolinggo, Tulungagung, Ponorogo dan Purwosari (Kabupaten Pasuruan).

Facebook Comments Box
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini