Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Cakra Nusantara Prediksi Pilpres 2024 ada Empat Koalisi
flyer oleh Cakra Nusantara

Cakra Nusantara Prediksi Pilpres 2024 ada Empat Koalisi

beras

Berita Baru, Nasional – Geliat partai politik untuk membentuk koalisi di Pilpres tahun 2024 telah mulai terlihat. Salah satunya dengan terbentuknya Koalisi Indonesia Baru (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP.

Menurut Direktur Lembaga Survey Cakra Nusantara Taufiq Ms, pemilihan presiden 2024 diprediksi akan diikuti oleh empat poros koalisi. Skema koalisi nantinya bisa KIB (Golkar, PAN dan PPP) koalisi Nasdem, PKS, Demokrat dan Koalisi Gerindra, PKB dan PDIP.

PDIP memungkinkan mengusung Presiden dan Wakil Presiden tanpa koalisi karena kursi PDIP di parlemen sudah memenuhi ambang batas pencalonan Presiden yaitu 20% kursi.

Meskipun sejauh ini baru KIB yang resmi terbentuk, tetapi secara rasional partai politik yang memiliki kursi di parlemen akan melakukan kalkulasi politik yang benar-benar matang. Karena Pemilu Tahun 2024 bukan sekedar memenangkan Presiden dan Wakil Presiden tetapi juga mengangkat perolehan suara nasional partai politik.

“Sudah pasti partai politik memperhitungkan efek elektoral dari calon Presiden dan wakil Presiden terhadap perolehan suara nasional parpol,” ungkap Taufiq.  

Menurut Taufiq, salah satu yang bisa memberi cotle efek pada perolehan suara ialah dengan mencalonkan Presiden. Hal itu terbukti di Pemilu tahun 2019 dimana PDIP dan Gerindra menjadi dua Partai Politik yang memperoleh suara tertinggi.

“Walaupun pasangan calon yang diusung oleh Partai Gerindra tidak terpilih menjadi Presiden tetapi Gerindra mendapat surplus politik yang luar biasa dari Pencalonan Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden,” ungkapnya.

“Mengapa Partai Politik perlu memikirkan secara matang terkait koalisi. Karena ini adalah konsekuensi dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu yang mengatur ambang batas pencalonan presiden. Jika Parpol berambisi untuk maju di Pilpres berikutnya maka mereka harus memperoleh suara yang signifikan di Pemilu 2024,” tambahnya.

Selain itu, Taufiq mengungkapkan bahwa nama-nama calon yang akan menjadi pertimbangan Parpol, sejauh ini sudah ada banyak nama berdasarkan hasil survey.

“Bisa saja PDIP mengusung Puan-Erik Thohir. KIB mengusung pasangan Ganjar-Khofifah,  sedangkan Nasdem, PKS dan Demokrat mungkin Anies-AHY, dan Gerindra – PKB, bisa berkoalisi dengan mengusung pasangan Prabowo-Imin,” pungkas ia.

beras