Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Daftar Pemilu 2024, AHY Pimpin Langsung Partai Demokrat ke KPU

Daftar Pemilu 2024, AHY Pimpin Langsung Partai Demokrat ke KPU

beras

Berita Baru, Gresik – Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan memimpin langsung pendaftaran Partai Demokrat ke Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Jumat, (05/08).

Rencananya, AHY beserta rombongan bertolak dari Kantor DPP Partai Demokrat menuju KPU. Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut akan didampingi Sekretaris Jenderal Teuku Riefky H, Bendahara Umum Renville Antonio, Wasekjen Agust Jovan Latuconsina, Direktur Eksekutif Sigit Raditya, KaSatgas Verpol Partai Demokrat yang juga Wasekjen Andi Timo P, Kepala Badan Komunikasi Strategis Herzaky Mahendra Putra, dan jajaran pengurus lainnya.

Kedatangan AHY memimpin langsung pendaftaran ini menunjukkan komitmen kuat dan keseriusan Partai Demokrat dalam mendukung penuh pelaksanaan Pemilu 2024 yang merupakan momentum penting dalam perjalanan bangsa.

Dalam berbagai kesempatan, AHY sering menyampaikan, pemilu merupakan salah satu elemen terpenting dalam demokrasi. Pemilu juga menjadi barometer kedaulatan rakyat, guna menentukan masa depan kepemimpinan bangsa. Karena itu, Pemilu selalu menghadirkan harapan akan perubahan dan perbaikan, dari waktu ke waktu, dari generasi ke generasi.

“DPC Partai Demokrat Gresik sebagai salah satu perwakilan Partai Demokrat di daerah, memohon doa dan dukungan masyarakat Gresik agar Partai Demokrat diberi kelancaran dan keberkahan dalam momen pendaftaran sebagai peserta Pemilu 2024. Selain itu itu, mohon dukungannya agar Partai Demokrat terus istiqomah dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat, terutama rakyat Gresik,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Gresik, Supriyanto penuh semangat.

Ditambahkan, Partai Demokrat, yang tahun 2022 ini genap berusia 21 tahun, menyambut Pemilu 2024 dengan penuh suka cita dan akan mengawal benar proses demokrasi ini.

“Demokrat berharap kita semua bisa meletakkan Pemilu 2024 dalam konteks membangun peradaban bangsa, dengan pilar demokrasi yang semakin kuat dan dewasa. Bukan malah semakin menurun seperti halnya demokrasi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir,” pungkas dia.

beras