Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Debat Calon PKC PMII Jatim, Ghoni: Kami Undur Pamit
Ketua PKC PMII Jawa Timur, Abdul Ghoni. (Dok. Foto: YouTube PMII JATIM)

Debat Calon PKC PMII Jatim, Ghoni: Kami Undur Pamit

beras

Berita Baru, Trenggalek – Badan Pekerja Konkoorcab (BPK) Pengurus Koodinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur menggelar debat kandidat kedua Calon Ketua dan Ketua Kopri PKC PMII Jawa Timur, periode 2022-2024, digelar pada Kamis (30/06/22) Malam. Bertempat di Gedung Bhawarasa Kabupaten Trenggalek debat kali ini bertema “Lingkungan dan Hak Asasi Manusia (HAM)”.

Abdul Ghoni dalam sambutannya menyampaikan perjalanan PKC PMII Jawa Timur selama masa kepengurusannya. Ia mengingatkan beberapa hal. Salah satunya bahwa, struktur bukan hanya sekadar periodeisasi. Melainkan dalam kurun periode itu harus berbanding lurus dengan kinerja yang dilakukan.

Ia menuturkan bahwa taksekali-dua mengingatkan kepada seluruh Ketua Pengurus Cabang, maupun Pengurus PKC Jawa Timur, tentang pemerataan proses kaderisasi dan advokasi itu harus sama. Menurutnya tidak ada istilah cabang besar dan cabang kecil. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pun harus bisa memfasilitasi seluruh cabang. Supaya, kata Ghoni, mampu memberikan role model dan menginspirasi kader-kader PMII lain.

“Itu yang kita maksud transformasi keilmuan,” jelasnya.

Sebab, Ghoni mengatakan bahwa PKC menaungi 31 Cabang. Itu sebabnya, ia mengingatkan bahwa tugas Ketua Umum ke depan tidak hanya bicara soal gagasan tetapi juga mengimplementasikan gagasan yang ada. Mendampingi dan memastikan seluruh proses kaderisasi seluruh cabang bisa berjalan. Mulai dari kurikulum, hingga pemateri.

“Dan ketika ada upaya advokasi yang dilakukan cabang-cabang PMII, PKC Jatim harus turut terlibat mendampingi,” tegas Ghoni.

Ia pun selalu menyampaikan kepada seluruh kader PMII di Jawa Timur, bahwa semua Kader di Jawa Timur mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Pun memiliki kesempatan yang sama. “Semua di mata PKC Jawa Timur, sama.” Maka dari itu, ia menegaskan, komitmen tersebut harus dibawa seterusnya.

Sembari bercanda, Ghoni menyampaikan bahwa ‘manfaat’ pandemi Covid-19 membuat kepengurusannya berjalan selama empat tahun. Di akhir sambutannya Ghoni menyampaikan terima kasih dan mohon maaf. Dengan berat hati ia pun berpamitan kepada seluruh kader.

“Kami satu kepengurusan undur pamit. Mungkin kita tidak akan bertemu lagi dalam ruang PMII Jawa Timur. Tetapi insyaallah kita akan bertemu di ruang-ruang yang lain,” ucap Ghoni.

Ia kembali menekankan bahwa seluruh kader mempunyai tugas yang sama. Sekalipun ia tidak lagi di struktural PMII. Ia berharap lima calon kandidat ketua PKC dan dua Calon Ketua Kopri PMII Jawa Timur, bisa meneruskan cita-cita dan harapan para senior dan para kader.

“Mudah-mudahan,” tutupnya.

beras