Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Emil Dardak Gantikan Gubernur Khofifah Disuntik Vaksin Pertama di Jatim
Doc Pikiranrakyat.com

Emil Dardak Gantikan Gubernur Khofifah Disuntik Vaksin Pertama di Jatim

beras

Berita Baru Jatim, Surabaya – Orang pertama yang akan divaksin berubah di Provinsi Jawa Timur, awalnya adalah Gubernur Khofifah Indar Parawansa karena masih menjalani isolasi Covid-19 namun digantikan ke Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Nama Emil Dardak telah diusulkan ke Kementerian Kesehatan untuk menggantikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Tim Kuratif Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 mengusulkan 11 nama untuk menerima vaksin Sinovac tahap pertama di Jatim. Mereka yakni Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto. Lalu Ketua Tim Penggerak PKK Arumi Bachsin, Direktur Utama RSUD dr Soetomo dr Joni Wahyuhadi.

Selain itu Dirut RSAL, Dirut RSI, Dirut RS Menur, Dekan Fakultas Kedokteran Unair, Kepala BPOM Surabaya, Ketua IDI Surabaya, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur Syafiq Syauqi alias Gus Syafiq, dan Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jatim.

“Saya telah melakukan screening untuk memastikan dalam kondisi prima. Jadi sudah ada pengambilan darah dan sampel-sampel lainnya, untuk bisa mengikuti vaksinasi. Kita tunggu saja hasilnya,” ujar Wagub Jatim Emil Dardak, Selasa (12/01/2021).

Juru Bicara Tim Kuratif Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Makhyan Jibril Al Farabi mengatakan vaksinasi tahap awal diprioritaskan untuk Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Menurutnya yang mendapatkan vaksin pada tahap ini adalah pejabat dan tenaga kesehatan (nakes).

“Saya telah melakukan screening untuk memastikan dalam kondisi prima. Jadi sudah ada pengambilan darah dan sampel-sampel lainnya, untuk bisa mengikuti vaksinasi. Kita tunggu saja hasilnya,” ujar Wagub Jatim Emil Dardak, Selasa (12/1/2021).

Juru Bicara Tim Kuratif Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Makhyan Jibril Al Farabi mengatakan vaksinasi tahap awal diprioritaskan untuk Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Menurutnya yang mendapatkan vaksin pada tahap ini adalah pejabat dan tenaga kesehatan (nakes).

“Karena pejabat ini kan merupakan role model, karena vaksin ini sudah terbukti aman. Yang harus divaksin adalah yang belum pernah terpapar Covid-19,” ujarnya.

Untuk nakes, lanjut dia, adalah yang khusus merawat pasien COVID-19. Sedangkan untuk orang-orang yang bekerja pada layanan kesehatan seperti supir, cleaning service dan lainnya juga belum mendapat jatah vaksin pada tahap ini.

“Selain pejabat dan nakes, yang menjadi prioritas adalah TNI, Polri dan pelayanan publik. Artinya orang yang setiap hari bertemu banyak orang terpapar,” katanya.

Sebelumnya, Pemprov Jatim siap melakukan program vaksinasi Covid-19 pada Kamis (14/1/2021) mendatang. Prioritas tahap pertama sesuai surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) adalah wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

“Saya harap penduduk Jatim bersiap untuk mendapatkan vaksinasi dan berusaha sebaik mungkin untuk memastikan masyarakat mampu mendapatkan vaksinasi. Jadi jangan ragu untuk imunisasi vaksin Covid-19 karena ini aman dan halal,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) virtual bersama tiga kepala daerah yang menjadi prioritas vaksinasi Covid-19.

beras