Berita

 Network

 Partner

Generasi Z

Generasi Z, Generasi Informatif di Tengah Pandemi

Berita Baru Jatim, Jember – Berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2020 oleh Badan Pusat Statistika, sebanyak 27,94% didominasi oleh Generasi Z. Peranan penting Generasi Z sangat vital karena memberikan pengaruh pada perkembangan Indonesia saat ini dan nanti.

Dalam webinar kesehatan GenBI Jember bertema “Peran Generasi Z dalam Menghadapi Informasi di Masa Pandemi Covid-19” menghadirkan tiga narasumber ahli pada bidangnya, di antaranya Habib Salim (Plt Kadis Kominfo Jember), Naufal Alvian Rionaldi (Relawan RSDC Wisma Atlet), dan Galuh Nandya Carnetita (Mahasiswi Kedokteran UKI Jakarta), Senin (26/07/2021).

Topik yang dibahas ialah peran Generasi Z mengentaskan masalah-masalah dalam skala kecil bermasyarakat, yaitu di keluarga agar lebih selektif dalam pemberitaan yang menjerumus pada hoax. Naufal menjelaskan bahwa sikap terhadap berita hoax harus dapat diantisipasi oleh semua orang agar waspada terhadap virus ini dan meringankan beban tenaga kerja kesehatan apabila sedang mengalami gejala Covid-19 ringan.

Selain itu, Galuh menambahkan alasan yang mendasari kenapa Generasi Z sangat berbeda dengan generasi lainnya karena Generasi Z memiliki harapan, preferensi, dan prespektif kerja yang berbeda. Adanya pengaruh budaya yang mendorong orang untuk mengikutinya, serta adanya pemanfaatan teknologi saat ini sangat mendorong kehebatan Generasi Z.

Berita Terkait :  Peserta Lakmud IPNU-IPPNU Labang Dibaiat di Makam Syaikhona Kholil Bangkalan

Sependapat dengan Galuh, Habib berpesan bahwa mayoritas Generasi Z dapat menebarkan kebaikan di saat pandemi ini dengan cara memberikan pengaruh baik dan kepada masyarakat prespektif yang positif, terutama dengan teknologi yang dapat digali kemanfaatan di tengah pandemi ini.

Dewan Ketua GenBI Jember, Wardatus Soleha sangat mengapresiasi acara tersebut karena dengan webinar ini dapat menjawab, menanggapi, dan mengatasi keresahan masyarakat disaat pandemi seperti sekarang.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan pemahaman agar masyarakat mampu menyeleksi dan selektif terhadap informasi yang ada. Terlebih lagi adanya Generasi Z mampu mengedukasi, mengingatkan, dan mengarahkan masyarakat agar terhindar dari berita hoax,” ujar Wardatus.