Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Gresik Turun Level 1, Aktivis Gepal Salurkan Ribuan Paket Bantuan

Gresik Turun Level 1, Aktivis Gepal Salurkan Ribuan Paket Bantuan

Berita Baru Jatim, Gresik – Kabupaten Gresik akhirnya memasuki level 1 bersama tiga Kabupaten lainnya, yakni Sidoarjo, Pasuruan, Jember dan Banyuwangi. Meski begitu, percepatan vaksninasi demi tercapainya herd immunity yang dilakukan berbagai pihak terus digencarkan. Bantuan sosial (Bansos) juga secara masiv bergulir, salah satunya dari puluhan aktivis Gerakan Penolakan Lupa (Gepal) Gresik.

Bantuan sebanyak 1000 paket berisi masker, handsanitizer, madu, beras, dan air mineral tersebut disalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan di sejumlah titik lokasi.

Ketua panitia pelaksana, Bagas Hariyanto mengatakan, aksi Gepal Berbagi yang mengusung tema “Jangan Berharap Kepada Negara” ini sebagai bentuk kepedulian para aktivis kepada warga yang terkena dampak Covid-19.

“Kawan-kawan aktivis Gepal membagikan ribuan paket bantuan langsung kepada warga terdampak Covid-19. Sebab sampai saat ini masih banyak masyarakat yang butuh uluran tangan untuk saling membantu,” katanya.

Sejumlah titik lokasi pembagian bantuan meliputi Jalan K.H. Wachid Hasyim Gresik atau depan Kantor DPRD Gresik, depan Kantor Polsek Kota, perempatan Pasar Baru Gresik, depan Kantor Kecamatan Gresik, dan Alun-alun Gresik. Pembagian dilakukan hingga malam hari.

“Kita turun langsung membagikan bantuan kepada warga yang membutuhkan bahkan hingga malam hari, ini sebagai langkah nyata Gerakan sosial para aktivis di tengah pandemi Covid-19,” tukas Bagas.

Di sela-sela pembagian bantuan, para aktivis juga melakukan aksi unjukrasa. Mereka berorasi dan menggelar teatrikal di depan Kantor DPRD Gresik dengan membawa sepuluh tuntutan rakyat atau Sepultura.

Sepuluh tuntutan tersebut, yaitu usut tuntas korupsi di tubuh PDAM Giri Tirta Gresik (sekarang Perusahaan Daerah Giri Tirta), hukum mati koruptor, stop PHK sepihak, gratiskan biaya pendidikan, gratiskan biaya kesehatan, gratiskan biaya PCR, save ICW, pekerjaan untuk rakyat (perda lokal), dan distribusi tanah untuk rakyat, dan save aktivis.

beras