Berita

 Network

 Partner

HMPS BKPI INAIFAS Jember Gelar Aksi Galang Dana dan Kegiatan Konseling Pada Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

HMPS BKPI INAIFAS Jember Gelar Aksi Galang Dana dan Kegiatan Konseling Pada Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

Berita Baru Jatim, Jember – Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (HMPS BKPI) INAIFAS Kencong Jember, lakukan galang dana untuk untuk korban masyarakat terdampak Erupsi Gunung Semeru pada Minggu, (13/11).

Ketua Umum HMPS BKPI, M. Abdurrohim Jawawi mengatakan kegiatan ini adalah bentuk nyata empati dan kepedulian.

“Tidak lain dan tidak bukan. Semua untuk membantu masyarakat Lumajang ini,” tuturnya.

Sementara itu, kegiatan penggalangan dana tersebut menyusur pengguna jalan Jombang, Kencong dan Gumukmas. Jalam raya, pasar-pasar dan pusat keramaian menjadi titik aksi peduli lingkungan dan kemanusian tersebut.

“Seperti Pasar Baru Kencong, Pasar Avatar Kencong dan bahkan menyusuri keramaian wisata seperti di Pantai Cemara Gumukmas,” tambahnya.

Sementara itu, Dian Mauliddia, Sekretaris Umum HMPS BKPI, mengungkapkan tingkat kepedulian teman-teman mahasiswa begitu tinggi, hal itu terbukti dari hasil penggalangan dana yang hampir menyentuh angka 3 juta rupiah.

Berita Terkait :  PMII INAIFAS Kencong Galang Dana untuk Korban Banjir di Jember

“Sekali lagi saya ucapkan pada teman-teman mahasiswa yang rela meluangkan waktunya pada kepeduliaan kemanusiaan ini. Semoga masyarakat terdampak di sana sedikit terbantu dari apa yang sudah kami lakukan ini,” ungkapnya.

Esoknya, mereka langsung menyerahkan hasil penggalangan dana yang sudah dibulatkan dalam bentuk sembako pada masyarakat terdampak, khususnya di Posko Desa Supiturang Kec. Pronojiwo Lumajang.

Dalam penyerahan bantuan, HMPS BKPI juga melakukan kegiatan konseling terhadap masyarakat terdampak khususnya pada anak di bawah umur yang rentan terserang psikologinya.

Seperti kata Pembina HMPS BKPI, Puji Maulana mengatakan “Ini sebagai bentuk pengabdian kami, kepedulian kami tidak hanya pada ekonomi saja, kami yakin mereka yang terdampak khususnya pada anak di bawah umur secara psikologis terganggu. Kami berusaha mengembalikan keceriaan mereka dan menambah semangat mereka,” jelasnya.