Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Janji Palsu Jokowi di Jawa Timur
Detik.com

Janji Palsu Jokowi di Jawa Timur

Berita Baru Jatim, Surabaya – Poster kritik The King of Lip Service yang disematkan kepada Presiden Joko Widodo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia menuai kontroversi.

Peretasan akun media sosial sejumlah pegiat BEM UI menambah catatan panjang serangan siber terhadap aktivis yang mengkritik kebijakan pemerintah.

Selain itu, pasca diluncurkannya poster tersebut, Rektorat UI juga melayangkan surat pemanggilan terhadap pengurus BEM UI yang dinilai merepresentasikan ancaman kebebasan berpendapat dari dalam ruang akademik.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya, Abdul Wachid Habibullah mengatakan kritik yang dilakukan oleh mahasiswa merupakan hal yang sah-sah saja di negara demokrasi.

Di samping itu, Wachid melihat, julukan Presiden sebagai The King of Lip Service juga terjadi di Jawa Timur. “Salah satunya terkait isu agraria yang belum terselesaikan dan reforma agraria,” ungkapnya.

Joko Widodo dalam Debat Calon Presiden 2019 lalu mengatakan, ada 12,7 juta hektar tanah redistribusi aset reforma agraria yang akan dibagikan ke masyarakat. “Bukan untuk yang gede-gede,” ujarnya.

Janji tersebut, bagi Wachid, merupakan salah satu contoh dari Lip Service Presiden. Konflik agraria yang terjadi di Jawa Timur tahun 2020 tersebar di beberapa sektor. Sekitar 71,4% di sektor infrastruktur, 7,1% perkebunan, 14,3%, properti, dan sektor pertanian sebanyak 7,1%.

Sedangkan pelakunya mayoritas adalah Pemerintah daerah sebanyak 38,9%, perusahaan swasta & Jasa Marga 11,1%, TNI 5,6%, dan PT Pertamina 5,6%.

“Salah satunya konflik warga Pakel yang terjadi hampir satu abad,” ungkapnya.

Wachid berharap, ketika ada kritik dari masyarakat, mestinya pemerintah lebih bisa mendengar. “Dan memperbaiki diri,” harapnya.

https://www.instagram.com/p/CQqWKf_hu2F/?utm_medium=copy_link

beras