Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Madura United

Jelang Lawan Persebaya, Madura United Buka Kans Bukan Lagi Hoki

Berita Baru, Sepakbola – Pelatih Madura United, Fabio Lefundes terlihat percaya diri jelang pertemuan kontra Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (14/8/2022) sore.

Walaupun secara rekor pertemuan mereka kalah mentereng. Madura United memiliki bekal yang lebih positif ketimbang tuan rumah di tiga laga perdana kompetisi musim

Madura United saat ini duduk di puncak klasemen setelah meraup sembilan poin yang tersedia. Sementera Persebaya masih tertahan di peringkat ke-13 lantaran baru mengoleksi satu kemenangan.

“Waktu lawan Persib Bandung di laga kedua semua orang bertanya. Apakah kami lucky di pertandingan pertama? Lalu kami bikin pertandingan luar biasa di Bandung,” ujarnya.

“Masuk pertandingan ketiga lawan Persik Kediri, orang bertanya lagi apakah berikutnya mereka bisa menang? Dan kami melakukannya lagi,” jelas pelatih berusia 49 tahun itu.

Kepercayaan diri Madura United semakin membumbung tinggi bila menilik skuad Persebaya di musim ini.

Pada bursa transfer lalu, mereka kehilangan sejumlah pilar. dan memilih menggantikannya dengan pemain yang terbilang minim pengalaman di kasta tertinggi.

“Persebaya merupakan tim yang bagus musim lalu. Saya tidak yakin tetapi hampir semua pemain meninggalkan tim seperti Reva Adi, Bruno Moreira, Taisei Marukawa, Ricky Kambuaya sampai Rachmat Irianto,” tuturnya.

“Tetapi masih ada Alwi Slamat. Jujur saya cinta permainannya, saya mencoba membawanya ke Madura United. Saya berharap dia tidak bermain,” ungkapnya sembari tersenyum.

Madura United Pantang Meremehkan

Walau begitu, ia melihat tak akan mudah merebut kemenangan dari Persebaya. Lefundes menilai Aji Santoso memiliki kapasitas luar biasa sebagai juru racik strategi dan itu membuatnya layak dianugerahi gelar pelatih terbaik musim lalu.

“Kami datang di pertandingan ini, kami sudah tahu susahnya main lawan Persebaya di kompetisi ini. Saya tahu bagaimana susahnya melawan Aji Santoso. Saya sudah pernah dua kali lawan dia dan dia menang dua kali lawan saya,” kenangnya.

“Tetapi sekarang sedikit berbeda situasinya. Saya selalu bicara dengan pemain saya, kalau kami harus lakukan apa yang tidak dilakukan lawan. Itu spirit yang kami miliki untuk melawan Persebaya,” tandas pelatih asal Brasil itu.

Lefundes mencoba menanggapi dengan santai tekanan yang bakal diterimanya di laga nanti. Ia menyebut lebih tertekan dengan keluarganya yang menyaksikan pertandingan ini di Brasil ketimbang suporter lawan.

“Berapa banyak yang melihatnya langsung? Berapa banyak lagi yang melihat pertandingan ini di televisi? Keluargaku juga melihatnya di Brasil. Percayalah, saya memiliki banyak tekanan dari keluargaku daripada lawan. Tekanan dari keluargaku lebih dalam,” ucapnya sembari tersenyum.

beras