Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kadernya Tersandung Kasus Kekerasan Seksual, HMI dan Kohati Jember Tegas Berpihak pada Korban

Kadernya Tersandung Kasus Kekerasan Seksual, HMI dan Kohati Jember Tegas Berpihak pada Korban

beras

Berita Baru, Jember – Tersebarnya isu pelecahan seksual yang dilakukan inisial ARR pada Jumat, (24/12) lalu mendapat banyak perhatian oleh beberapa warganet dan aktivis.

Salah satunya adalah pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Jember melalui rilis resmi pada (28/12).

Pasalnya, terduga pelaku pelecehan seksual dengan inisial ARR adalah salah satu kader HMI Jember, Komisariat Sastra (Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Jember.

HMI dan Kohati Jember dengan tegas menyatakan sikap bahwa mereka sangat mengecam keras dan tidak mentolelir segala tindakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh siapapun dalam bentuk apapun.

“Terduga pelaku, meskipun bagian dari anggota organisasi. ARR akan diproses dan diberi sanksi sebagaimana mekanisme organisasi jika terbukti bersalah,” jelas Saka Dwi Saputra, Ketua HMI Cabang Jember melalui keterangan tertulisnya.

HMI Jember juga menegaskan bahwa tidak akan ada perlindungan atau bantuan terhadap terduga pelaku. “Meskipun ARR adalah kader HMI,” tulisnya. Mereka juga mendorong penegak hukum yang berlaku, tetap mengedepankan perspektif dan kepentingan korban untuk mendapatkan hak-haknya serta upaya pemulihan dari trauma yang dialami korban.

“Kami akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengawal kasus kekerasan seksual serta turut memberikan dukungan pada korban dalam rangka penyelesaian kasus dan mendapatkan keputusan yang diharapkan,” tambah Dewi Ulul Azmi, Ketua Kohati Jember.

beras