Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kampanye Cintai Lingkungan, Bupati Anna Nandur Bareng Bersama Masyarakat

Berita Baru Jatim, Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan kegiatan Nandur Bareng di sepanjang poros jalan Kecamatan Kedungadem – Sugihwaras, tepatnya di Desa Geger, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (09/02).

Agenda tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hanafi, Camat Kedungadem, Arwan, Kapolsek Kedungadem, AKP Agus El Fauzi, Danramil 0813 – 08 Kedungadem, Kapten Lastiyok dan Asper Perhutani Beserta Polhut serta Elemen Masyarakat Kedungadem.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menyampaikan kegiatan Nandur Bareng merupakan gagasan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penanggulangan bencana alam. Dan penghijuan ini merupakan gerakan secara serentak seluruh Indonesia yang dilakukan stakeholder dan tiga pilar berkerjasama dengan tokoh masyarakat.

“Ada arahan Gubernur Jawa Timur terkait Tiga Pilar harus kompak, TNI Polri dan Pemerintahan saling bersinergi membantu dalam kegiatan pemerintahan,” ujarnya.

Bupati menambahkan, kegiatan Tanam Pohon di jalan Kedungadem – Sugihwaras selain upaya mewujudkan lingkungan yang hijau, juga mencegah bencana alam.

“Sekaligus mencegah terjadinya berbagai bencana alam,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro Hanafi, Pemkab telah mencanangkan penanaman 500 ribu pohon dalam kurun waktu tahun 2018 – 2023. Pada bulan Januari 2020 sebanyak 17 ribu pohon telah berhasil ditanam, sehingga keseluruhan total pohon yang telah ditanam berjumlah 36 ribu.

“Nantinya akan ada 1.400 bibit pohon trembesi yang akan ditanam di sepanjang jalan, mulai dari perbatasan Kecamatan Sugihwaras sampai ke Desa Geger Kedungadem,” ungkap Hanafi dikutip dari laman resmi Pemkab Bojonegoro.

Kapolsek Kedungadem AKP Agus El Fauzi mengatakan penghijauan lingkungan tidak hanya untuk kita namun sebagai upaya untuk memberikan masa depan yang baik bagi generasi muda.

“Karena yang kita miliki ini tidak boleh dianggap sebagai warisan nenek moyang, tetapi sebagai sesuatu yang kita pinjam milik generasi yang akan datang,” lanjutnya.

Pihaknya berharap agar kegiatan seperti ini dapat dilestarikan oleh masyarkat, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan menanam pohon di sekitar rumah. Sekaligus sebagai upaya menjaga pola hidup sehat dengan adanya sirkulasi udara yang lebih segar.

“Serta bermanfaat untuk memberikan masa depan yang baik bagi generasi muda,” pungkasnya.

Sumber: Info Publik

beras