Berita

 Network

 Partner

wabup bojonegoro
Foto: Keluarga Wabup Bojonegoro Laporkan Bupati Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik

Keluarga Wabup Bojonegoro Laporkan Bupati Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Baru Jatim, Bojonegoro – Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro berseteru antara Bupati dan Wakilnya yang berujung hingga ke polisi.

Awal mulanya Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto mengadukan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah ke Polres dengan aduan dugaan pencemaran nama baik.

Dikutip dari laman Detik.com, surat pengaduan itu ditandatangani Wawan, dengan sapaan akrabnya Budi pada tanggal 9 September 2021. Dan dilampiran pengaduan itu ada alat bukti transkip percakapan sebuah grup WhatsApp.

Dalam pengaduan Wabup Budi Imawanto menuliskan beberapa yang diduga telah menuduh dan memberikan informasi hoax kepada publik.

“Iya benar, saya buat pengaduan ke polisi. Karena ada percakapan di grup WA yang sudah menyerang secara pribadi, menyangkut harga diri keluarga, anak saya juga dikut-ikutkan. Bahkan ibaratnya saya yang bukan kader partainya dia, disuruh resign. Aku iki diusung PDI Perjuangan kok kowe ngongkon aku mundur teko jabatan wabup (Saya ini diusung PDIP kok kamu menyuruh saya mundur dari jabatan Wabup). Ini berarti sudah menyangkut harga diri partai juga,” tutur Wabup Wawan sapaan akrabnya, Rabu (22/9/2021) kemarin.

Berita Terkait :  Jatim Jadi Provinsi Satu-satunya di Level 1

Sedangkan, anak Wabup Bojonegoro, Carrine Irawan Kumalasari juga melaporkan Bupati Anna dan dalam aduannya itu mengaku tidak terima keluarga dan rumah tangganya turut ditulis dalam percakapan di grup WhatsApp.

“Ya jujur saya merasa sedih, kenapa keluarga saya yang dibicarakan. Apalagi ada mama saya yang telah meninggal juga disebutkan. Apalagi yang menyampaikan seorang bupati,” kata Carrine, Kamis (23/9/2021).

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Fran Delanta Kembaren membenarkan ada dua laporan pengaduan terhadap Bupati Anna. Pengaduan itu dibuat oleh Wabup Wawan dengan anaknya dengan poin yang sama pencemaran nama baik.

“Benar, anak dan bapak yang mengadukan terkait pencemaran nama baik melalui media elektronik. Dan sudah kita lakukan pemeriksaan awal terhadap para pelapornya. Untuk pemeriksaan saksi masih kita agendakan lebih lanjut,” kata Fran sapaan akrabnya.