Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Khofifah Niatkan Kurban untuk 7 Mantan Gubernur Jatim
Plt Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak menyerahkan sapi kurban/sugeng. (Dok. Foto: Kominfo Jawa Timur)

Khofifah Niatkan Kurban untuk 7 Mantan Gubernur Jatim

beras

Berita Baru, Surabaya – Gubernur Jawa timur, Khofifah Indar Parawansa meniatkan kurban sapi pada Idul Adha tahun ini untuk tujuh almarhum mantan gubernur yakni Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, dr Mardjani, R Samadikun, Raden Tumenggung Ario Milono, Raden Soewondo Ranoewidjojo, Mochamad Wijoyo, dan Raden Panji Mohammad Noer.

Sapi kurban gubernur seberat 1 ton ini, dibeli dari Desa Kanten Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro berjenis simental berusia 5 tahun tinggi 160 cm, panjang badan 195 cm, dan lingkar dada 231 cm.

Plt Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak menyerahkan sapi kurban bersama sapi bantuan kemasyarakatan Presiden RI yang berasal Desa Ngadas Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Probolinggo berjenis simental berusia 2 tahun berat 1,2 ton, tinggi 151 cm, panjang badan 187 cm, dan lingkar dada 256 cm.

Sementara untuk sapi kurban Wakil Gubernur Jatim diperoleh dari desa kanten Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro berjenis simental gundul berusia 2,5 tahun berat 950 kg, tinggi 147 cm, panjang Badan 180 CM, dan lingkar dada 217 cm. Selain itu nampak berjajar berurutan sapi kurban dari Ketua DPRD Jatim,  Pandam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Pangkoarmada II, Sekdaprov Jatim, Dishub Jatim, dan Biro Umum Setda Provinsi Jatim.

“Seluruh elemen pemerintah bekerja keras melakukan pemeriksaan kesehatan antemortem sebelum hewan disembelih guna memastikan hewan aman dan sehat untuk dikonsumsi dan juga untuk mengantisipasi penyebaran PMK,” kata Plt Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, usai Sholat Idul Adha di Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu (10/7/2022).

Ia berharap, masyarakat tidak takut berkurban tetapi tetap mematuhi aturan pemerintah. “Ada 17 ribu titik yang sudah terdata boleh melakukan penyembelihan kurban dengan pengawasan dari petugas pemerintah,” ungkapnya.

beras