Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Khutbah Jumat Terbaru Edisi Bulan Desember: Sabar dalam Kesulitan
Khutbah Jumat Terbaru Edisi Bulan Desember: Sabar dalam Kesulitan. (Pixabay.com)

Khutbah Jumat Terbaru Edisi Bulan Desember: Sabar dalam Kesulitan

Iklan PMB ITB Tuban


Berita Baru, Surabaya – Berikut teks Khutbah Jumat terbaru edisi Bulan Desember dengan tema “Sabar dalam Kesulitan”.

Menjadi seorang Khatib ketika pelaksanaan Sholat Jumat tentunya perlu persiapan yang matang. Teks Khutbah Jumat terbaru di artikel ini cocok dijadikan referensi kala anda ditunjuk sebagai Khatib.

Naskah khutbah kali ini menjelaskan tentang kesabaran ketika menghadapi kesulitan. Dengan kesabaran, seorang muslim dapat menyikapi situasi tersulit dengan penuh kewajaran dan ketenangan.

Simak teks Khutbah Jumat terbaru edisi Bulan Desember berikut dengan tema “Sabar dalam Kesulitan”.

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ للهِ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَه، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِك. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لَا أُحْصِي ثَنَاءًعَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِك. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُه. خَيْرَ نَبِيٍّ أَرْسَلَه. أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَى الْعَالَمِ كُلِّهِ بَشِيرْاً وَنَذِيْراً. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَاماً دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ إِلَىيَوْمِ الدِّيْن. أَمَّا بَعْدُ فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْتُفْلِحُونَ 

Jamaah Sholat Jumat yang dirahmati Allah

Mengawali khutbah Jumat di siang hari yang penuh berkah ini, marilah bersama-sama senantiasa kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. 

Melalui ketakwaan yang kita jaga dan pelihara dalam diri dan perilaku kita sehari-hari, niscaya Allah berikan kita kemudahan dan jalan keluar dalam setiap permasalahan hidup yang menimpa. Aamiin ya robbal alamiin.

Jamaah Sholat Jumat rohimakumullah

Akhir-akhir ini sering terjadi bencana dan fenomena alam yang menimpa masyarakat di Indonesia. Gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu di Cianjur cukup menimbulkan kekhawatiran dalam diri kita. 

Kita doakan semoga para korban yang telah wafat akibat gempa di Cianjur, husnul khatimah dan Allah tempatkan di tempat yang tertinggi di sisi-Nya. 

Sudah sepatutnya kita mengulurkan bantuan kepada saudara-saudara kita, baik berupa tenaga maupun harta benda. 

Kendati kita tidak saling mengenal satu sama lain, namun pada hakikatnya kita semua adalah saudara. saudara dalam agama, saudara dalam bernegara, juga saudara dalam kemanusiaan. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Orang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan satu bangunan, satu sama lainnya saling kuat-menguatkan.”

Jamaah Sholat Jumat hafidzakumullah

Selain bantuan berupa tenaga dan harta, kita juga perlu mendoakan saudara-saudara kita agar diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah yang menimpa.

Eksistensi sifat sabar dalam diri seorang muslim sangatlah penting. Tanpa rasa sabar, seseorang yang tertimpa kesulitan dan musibah akan mudah mengutuk atau menyalahkan takdir Allah.

Sifat sabar dan qonaah dalam menghadapi musibah dan ujian dari Allah merupakan wujud ketulusan hati seorang hamba. 

Apabila seorang hamba sudah benar-benar ikhlas dan ridha terhadap segala ketentuan yang Allah berikan, niscaya baik dan buruknya akan diterima dengan kelapangan dan kesadaran bahwa semua yang menimpanya merupakan takdir dari-Nya.

Hal ini selaras dengan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

عَنْ أُمِّ العَلاَءِ قَالَتْ : عَادَنِيْ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَرِيْضَةً، فَقَالَ : اَبْشِرِىْ يَا أُمِّ العَلاَءِ، فَإِنِّ مَرَضَ المُسْلِمِ يُذْ هِِبُ اللَّهُ بِهِ خَطَايَاهُكَمَا تُذْ هِبُ النَّارُ خَببَثَ الذَّهَبِ وَالفِضَّةِ

Dari Ummu Al-Ala’, dia berkata :”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjenguk-ku tatkala aku sedang sakit, lalu beliau berkata. ‘Gembirakanlah wahai Ummu Al-Ala’. Sesungguhnya sakitnya orang Muslim itu membuat Allah menghilangkan kesalahan-kesalahan, sebagaimana api yang menghilangkan kotoran emas dan perak“.

Jamaah Sholat Jumat yang dirahmati Allah

Dari hadits tersebut bisa kita pahami bersama bahwa kesabaran seorang mukmin dalam menghadapi masa-masa sulit di dalam kehidupan akan diberikan ganjaran oleh Allah berupa dihapusnya dosa-dosa.  

Kemudian, perlu kita sadari bahwa konsep baik dan buruk menurut pandangan manusia, seringkali tidak sama dengan baik dan buruk di sisi Allah.

Ada konsekuensi dan balasan terhadap musibah yang kita alami, sehingga kita perlu melatih diri kita untuk mengurangi kerisauan akan nasib yang menimpa. 

Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْرَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ 

“Sesungguhnya besarnya pahala itu sesuai dengan besarnya cobaan. Dan sesungguhnya apabila Allah mencintai sebuah kaum niscaya Allah akan memberikan cobaan kepada mereka. Maka siapa pun yang rida, maka Allah akan rida kepadanya. Dan siapa pun yang tidak rida, maka Allah pun tidak akan rida kepadanya.” (Hadits riwayat Imam al-Tirmidzi)

Jamaah Sholat Jumat rahimakumullah

Allah subhanahu wa ta’ala memberikan cobaan kepada kita sesuai dengan kemampuan kita. Allah tidak akan memberatkan setiap hambanya dengan ujian yang melampaui batas kemampuannya. 

Hal tersebut Allah sebut dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 286:

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ 

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS Al-Baqarah : 286).

Dari ayat tersebut, yakinlah bahwa ujian berupa musibah yang menimpa seorang mukmin tidak akan melewati kesanggupannya. 

Oleh sebab itu, marilah kita kuatkan keyakinan bahwa pertolongan akan datang di kala kesulitan dan musibah menghampiri kita. 

Tetaplah menjadi pribadi yang bijaksana dengan memupuk rasa sabar meski ujian terasa berat, ingat selalu bahwa Allah bersama kita dalam keadaan apa pun sebab sungguh Dia Sang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah II

الْحَمْدُ لِلَّهِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ  ثُمَّ الْحَمْدُ لِلَّهِ. أَشْهَدُ أنْ لآ إلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَا نَبِيّ بعدَهُ. اَللَّهُمَّصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْفَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَ يُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍوَعَلَى أَلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ. اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ والقُرُوْنَوَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ اللَّهُمَّ أَرِنَاالْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّالْعٰلَمِيْنَ   عٍبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَاْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Demikianlah teks Khutbah Jumat terbaru edisi Bulan Desember berikut dengan tema “Sabar dalam Kesulitan”. Semoga bermanfaat.***

beras