Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kisah Santri Baru di Osabar 2022 PP Nurul Jadid

Kisah Santri Baru di Osabar 2022 PP Nurul Jadid

beras

Berita Baru, Probolinggo – Gedung Auditorium 1 Pondok Pesantren Nurul Jadid menjadi saksi dari sekian banyak cerita kebahagian dan sedih santri baru. Kegiatan Orientasi Santri Baru (Osabar) 2022 itu membekas di hati para pencari ilmu di cahaya baru.

Dimas Arya Adi Darma, santri baru yang memperoleh penganugerahan peserta terbaik tingkat SLTA, mengingat dengan jelas bagaimana hari pertama membuat nya tidak betah di pesantren.

Kerinduan terhadap orang tua menjadi alasan tersendiri ia mengatakan seperti itu. Namun tetap semangat mengikuti acara demi acara sampai selesai. Hal yang menjadi pemicu nya tak lain ketika motivasi dari diri sendiri serta dukungan teman kelompok nya.

Pasca acara tahunan tesebut selesai ia terbimbing serta termotivasi untuk lebih baik kedepannya. Terutama dalam meningkatkan bakat, khusus nya dalam berbahasa Mandarin dan Jepang. “Karena saya percaya, pesantren bisa merubah saya lebih baik,” ujarnya.

Berbeda hal nya dengan santri MTs Nurul Jadid asal Provinsi Bali, Sibli Rijalullah tersebut. Ia menceritakan bagaimana keseruan ketika mengikuti acara sampai selesai. Hanya saja, rasa ngantuk ketika di ruangan menjadikan ia tertidur di sela-sela pematerian berlangsung.

Mendoakan keluarga di rumah menjadi cara nya ketika kerinduan akan kampung halaman teringat kembali. “Saya memohon kepada Allah SWT, semoga yang di rumah diberikan kesehatan,” harap Sibli.

Semangat menimba ilmu di pesantren ia rasakan ketika mengikuti kegiatan sampai selesai diungkapkan Aji Pangestu, Santri SMA Nurul Jadid tersebut. Meskipun rasa kesedihan karena tidak bersama keluarga di rumah terasa karena belum merasakan nyantri sebelumnya.

Pria asal Kabupaten Lumajang itu menuturkan, akan meningkatkan semangat belajar untuk membanggakan kedua orang tua nya pasca Osabar usai. “Ilmu keagamaan dan bakat akan saya dalami,” imbuhnya.

beras