KOPRI Mojokerto Siap Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual yang Terjadi di PT. Bondvast Indo Sukses

Kunjungan ke kediaman Ketua Dewan Adat Mojopahit. (Foto: Beritabaru.co/Ahmad Rofi)
Kunjungan ke kediaman Ketua Dewan Adat Mojopahit. (Foto: Beritabaru.co/Ahmad Rofi)

Berita Baru Jatim, Mojokerto — Peristiwa pelecehan seksual yang akhir-akhir ini marak terjadi, membuat Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PMII) Cabang Mojokerto merasa geram, dengan adanya dugaan pelecehan seksual kepada karyawati PT. Bondvast Indo Sukses, yang terletak di jalan raya Mojosari-Pacet, Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Menurut keterangan yang didapatkan, pelaku pelecehan seksual merupakan atasan yang berkewarganegaraan asing.

Windy Aisty, Ketua Kopri PMII Mojokerto menyampaikan, “kami sangat geram dengan adannya pelecehan seksual yang terjadi, dan apalagi pelaku merupakan warga asing,” tuturnya

Ketua beserta anggota Kopri PMII Mojokerto, pada Sabtu, (03/10) mendatangi kediaman Suhartono atau Ketua Dewan Adat Mojopahit yang sebelumnya sudah melakukan aksi protes di depan pabrik tersebut bersama sejumlah anggotanya.

Windy sapaan akrab Ketua KOPRI Mojokerto menambahkan bahwa, “iya, sore tadi bersama anggota datang ke rumah ketua dewan adat Mojopahit, kami mendapatkan beberapa informasi, kalo kasus tersebut sudah ditanggani pihak yang polres Mojokerto”, terangnya

Saat ini kasus tersebut dilimpahkan ke unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Mojokerto.

Berita Terkait :  Kembali Terjadi, Penebangan Ilegal Sonokeling di Tulungagung

Hal tersebut disampaikan oleh Suhartono Ketua Dewan Adat Mojopahit, “kasus tersebut sudah ditanggani oleh PPA, karena sudah ada hukum yang mengatur, namun bila mana dalam waktu dekat ini tidak ada keterangan pasti dari polres, kami akan mengadakan aksi di depan pabrik dengan membawa massa yang lebih besar,” tegasnya.

Sampai sekarang sudah lebih dari dua minggu kasus ini terjadi belum ada tindakan pasti dari pihak Polres Mojokerto.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini