Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Lelah Menjalin Hubungan? Begini Lima Cara Break Aman
Pexels.com/Leah Kelley

Lelah Menjalin Hubungan? Begini Lima Cara Break Aman

Iklan PMB ITB Tuban


Berita Baru, Surabaya – Mungkin kamu pernah mendengar saran untuk break ketika hubunganmu sedang bermasalah. Atau bahkan lebih mungkin lagi kalau kamu termasuk orang yang pernah mengikuti saran untuk break ini. Seberapa sering sih kamu memutuskan untuk break sama pasanganmu?

Sebenarnya, keputusan untuk break sejenak dalam sebuah hubungan, bukanlah hal yang dilarang. Bahkan, bisa jadi keputusan tersebut justru menghasilkan kebaikan bagi kalian berdua. 

Tapi kamu tahu gak kalau break terlalu sering dalam hubungan itu bisa menimbulkan keretakan? Lalu, bagaimana sih break yang sehat itu? Begini nih penjelasannya.

1. Jangan langsung mengambil keputusan untuk break jika masalah tidak genting

Keputusan untuk break adalah sama krusialnya seperti keputusan untuk mengakhiri hubungan. Kalian gak akan saling memberi kabar dan mungkin gak akan bertemu untuk beberapa saat. Apa saja bisa terjadi selama masa break, lo. 

Seperti kehadiran orang ketiga, contohnya. Jadi, kalau kamu gak mau ini sampai terjadi. Hindari keputusan untuk break jika masalah kalian tidak benar-benar serius.

2. Utamakan komunikasi sebelum memilih untuk break

Sebelum break, komunikasi harus tetap nomor satu. Jangan sampai kalian memutuskan untuk break tanpa mendiskusikan permasalahan tersebut terlebih dahulu. 

Break tanpa adanya pembicaraan dan komunikasi mendalam sebelumnya, hanya akan membuat salah satu atau kalian berdua jadi bingung tentang kejelasan hubungan kalian saat ini.

3. Pastikan bahwa break tersebut memiliki tujuan, misal untuk lebih saling memahami dan lain sebagainya

Selama masa diskusi sebelum break, kalian harus sudah membahas tentang tujuan dari keputusan itu. Break tanpa tujuan yang jelas gak akan menghasilkan apa-apa kecuali perasaan ragu atau perasaan tidak diinginkan oleh pasangan. Yang gawat adalah, ketika perasaan negatif muncul, maka mungkin hubunganmu bukannya membaik, malah justru semakin renggang.

4. Beri tenggat waktu, jangan break terlalu lama

Diskusikan dan bahas juga soal berapa lama waktu break kalian. Beberapa hari mungkin cukup sebagai cara untuk saling merenungkan kesalahan masing-masing. Tapi satu bulan atau lebih adalah jangka waktu yang terlalu lama. Apalagi, jika kalian break tanpa periode waktu yang jelas. Bisa-bisa si dia malah pergi menjauh dan menganggap hubungan kalian sudah berakhir.

5. Jangan pernah memutuskan untuk break jika kamu dan pasangan belum dewasa secara pola pikir

Break adalah moment dimana kedua belah pihak saling memiliki waktu untuk diri sendiri untuk memikirkan soal hubungan tersebut. Break sendiri hanya akan efektif dan berhasil kembali mendekatkan pasangan yang memang sudah dewasa secara pola pikir.

Jika salah satu dari kalian, baik kamu atau pun pasangan, ada yang masih bersikap kekanak-kanakan, dijamin deh, break berapa lama pun gak akan pernah bisa berhasil. Yang ada, malah hanya akan memperparah kondisi hubungan kalian.

Atau bahkan, hal itu bisa menjadi konflik baru yang akan terus dibahas selama beberapa waktu ke depan. So, putuskan break dengan lebih bijak. Jangan sembarangan mengatakan break tanpa pemikiran yang mendalam ya.

beras