Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Mahasiswa KKN BTV 3 UNEJ Tingkatkan Nilai Jual dan Inovasi Produk UMKM melalui Digital Marketing

Mahasiswa KKN BTV 3 UNEJ Tingkatkan Nilai Jual dan Inovasi Produk UMKM melalui Digital Marketing

Berita Baru Jatim, Jember — Pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, tatanan perekonomian Indonesia mengalami penurunan, termasuk sektor usaha yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Tidak terkecuali Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digeluti oleh salah satu pelaku usaha keripik pisang di Desa Pasirian, Dusun Kebonan yang juga ikut merasakan dampaknya.

“Dampak yang saya rasakan juga berakibat adanya kebijakan PPKM, sehingga minat beli terhadap produk keripik pisang saya berkurang dan pendapatan juga mengalami penurunan,” ujar Bu Sugiati selaku pemilik usaha.

Untuk itu, mahasiswi KKN BTV 3 UNEJ kelompok 54 bernama Dinda Mirza Ayu Maretha melaksanakan kegiatan KKN dengan membantu mengatasi permasalahan tersebut melalui program pelatihan dan pendampingan terkait upaya untuk meningkatkan kualitas dan inovasi produk, serta memaksimalkan sistem manajemen usaha dan pemasaran.

“Beberapa solusi atau inovasi yang saya tawarkan diantaranya yaitu dengan menambah inovasi varian rasa dari produk, mengganti kemasan produk menjadi lebih menarik, memberi logo dan nama brand pada kemasan produk serta memanfaatkan digital marketing melalui media sosial dan marketplace sebagai media penjualan secara online,” tutur Dinda Mirza.

Mahasiswi yang sedang menempuh studi di Fakultas Farmasi itu juga menambahkan bahwa di masa-masa pandemi seperti saat ini, banyak masyarakat yang sudah beralih ke teknologi digital dan memanfaatkan berbagai media sosial yang ada untuk mamasarkan produknya.

“Karena hal ini dinilai lebih efektif dalam strategi pemasaran, sehingga dapat menunjang keberhasilan suatu UMKM. Hal itu juga berlaku pada usaha Banachip, usaha rintisan Ibu Sugiati,” tambahnya.

Dengan adanya program KKN BTV 3 ini, diharapkan kualitas produk milik pelaku usaha dapat lebih berkembang dan bersaing di pasar, serta memiliki logo brand dan kemasan yang menarik.

“Saya berharap pelaku usaha mampu mengikuti situasi dan perkembangan di tengah masyarakat, serta mapu menjalankan strategi pemasaran sehingga produk yang dijual dapat dikenal oleh masyarakat luas dan penjualan dapat meningkat,” pungkas Dinda Mirza, Minggu (29/08).

Kontributor: Dinda Mirza

beras