Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Masalah Sampah Plastik, Ecoton Foundation Surati DLH dan DPRD Gresik
Ecoton Foundation menyurati untuk mendesak DLH dan DPRD Gresik untuk membangun TPS-3R di desa-desa DAS.

Masalah Sampah Plastik, Ecoton Foundation Surati DLH dan DPRD Gresik

Iklan PMB ITB Tuban


Berita Baru Jatim, Gresik – Ecoton Foundation melayangkan surat ke Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Ketua DPRD Kabupaten Gresik untuk pembangunan tempat Pengelolahan Sampah (TPS) untuk desa-desa Daerah Aliran Sungai (DAS).

Dalam surat yang bernomor 07/PP-TPS/EC/1/2021 dan 08/PP-TPS/EC/1/2021 yang di tujukan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Ketua DPRD Kabupaten Gresik untuk penyediaan Tempat Pengelohan Sampah (TPS) di desa-desa Daerah Aliran Sungai (DAS) sehingga sampah masyarakat tidak dibuang langsung ke badan air.

“Terkait dengan hasil kajian yang dilakukan Ecoton tentang Distribusi Mikroplastik di Sungai Brantas dan Bengawan Solo yang menyebutkan adanya kandungan Mikroplastik di air, sungai, ikan dan udang. Salah satu penyebabnya adalah tidak tersedianya TPS sementara di desa-desa DAS sehingga sampah penduduk dibuang langsung ke badan air,” tulis Prigi Arisandi Direktur Ecoton Foundation dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/01/2021).

Lembaga peduli perairan terbuka di Surabaya dan sekitarnya mendesak kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Ketua DPRD Gresik untuk membangun fasilitas TPS-3R di desa-desa yang dilalui oleh DAS Bengawan Solo dan DAS Brantas. Terkhusus DAS Brantas yang menjadi bahan baku PDAM Gresik.

“Untuk itu kami mendesak Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Ketua DPRD Kabupaten Gresik untuk memfasilitasi pembangunan TPS-3R di desa-ddesa yang dilalui oleh DAS Bengawan Solo dan DAS Brantas. Khusunya DAS Brantas karena air dari sungai brantas (Kali Surabaya) menjadi bahan baku PDAM Gresik yang ada di desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo. Desa-desa tersebut adalah desa Kedung Anyar, Sumberame, Wringinanom, Lebaniwaras, Sumengko (Kecamtan Wringinanom), Krikilan, Driyorejo, Cangkir dan Desa Bambe,” lanjutnya.

“Untuk DAS Bengawan Solo, desa perlu di prioritaskan adalah kelurahan Lumpur dan Desa Bungah yakni lokasi timbunan sampah terlihat dari jembatan Sembayat,” tutupnya.

beras