Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Menparekraf Nobatkan Desa Aeng Tongtong Sumenep sebagai Desa Wisata Keris
keterangan foto: Desa Aeng Tongtong kerajinan keris dinobatkan sebagai wisata terbaik dari Kemenparekraf RI.

Menparekraf Nobatkan Desa Aeng Tongtong Sumenep sebagai Desa Wisata Keris

beras

Berita Baru, Sumenep – Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Satonggi dinobatkan sebagai wisata terbaik oleh Kementerian Parawisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI). Penobatan itu ditetapkan dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.Dikukuhkan langsung oleh Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

Penganugerahan oleh mantan wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta itu ditandai dengan tanda tangan di prasasti sebagai bentuk Desa Keris yang terletak di desa yang dikenal dengan ratusan empu resmi itu dengan dinobatkan sebagai 50 wisata terbaik.

Dikatakan Menparekraf Sandiaga, Desa Aeng Tongtong memang pantas dilabeli wisata keris, karena sudah diakui oleh UNESCO. Oleh sebab itu, Sandiaga mengajak kaum milenial untuk tetap melastarikan warisan budaya puluhan tahun silam.

“Tentu ini adalah salah satu tugas kami untuk terus mendukung kearifan lokal, sebagai salah satu sub sektor jadi kita akan membumikan keris ini,” kata pria yang pernah mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada Pemilu 2019 lalu, Selasa (24/5/2022).

Figur yang biasa disapa Mas Menteri itu melanjutkan, sebagai bentuk apresiasi keris Sumenep akan dijadikan souvenir di G20 secara teknis nantinya akan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Karena membutuhkan perencanaan yang matang serta waktu yang panjang.

“Secara teknis tadi saya berkoordinasi dengan bupati, karena butuh waktu untuk membangun keris ini. Karena G20 hanya diikuti 20 negera makanya pesan 20 saja,” terangnya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, sangat mengapresiasi atas penobatan Desa Aeng Tongtong sebagai wisata terbaik. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah berjuang melestarikan warisan leluhur itu.

“Yang pasti kami bahagia, karena menurut kami, merupakan satu-satunya wisata yang berbeda dengan daerah lain, karena ini lebih spesifik,” pungkasnya.

Pada momentum penandatanganan  itu, Sandiaga Uno ditemani Bupati Sumenep Achmad Fauzi beserta Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Sumenep Moh Iksan beserta jajarannya. Kedatangan rombongan disambut dengan musik tongtong dan saronen.

beras