Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Nur Hidayah: Gerakan dan Harus Intelektual
Nur Hidayah, Calon Ketua Kopri PKC PMII Jawa Timur Periode 2022-2024. (Dok. Foto: YouTube PMII JATIM)

Nur Hidayah: Gerakan dan Harus Intelektual

beras

Berita Baru, Mojokerto – “Sudah gerakan tapi harus berintelektual juga.” Satu kalimat Nur Hidayah itu diucapkan tegas saat debat kandidat calon Ketua dan Ketua Kopri Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Jawa Timur.

Ia paham bahwa PMII merupakan basis pengkaderan. Baginya, gerakan berintelektual merupakan gerakan serta potensi kader yang mampu menjawab setiap kondisi zaman.

“Nanti pada saatnya kita bukan hanya duduk bereroterika, tapi bagaimana kader harus mampu melakukannya,” tegasnya.

Kader terbaik Kopri PC PMII Bangkalan itu berangkat dengan visi mewujudkan Kopri Jawa Timur menjadi sentrum gerakan intelektual. Ia menilai Visi-misinya sesuai dengan sprit kaderisasi PMII Jawa Timur.

“Berangkat dari pandangan objektif saya kalau PMII Jawa Timur ini menjadi patron gerakan serta acuan kaderisasi seluruh Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, hal itu dibuktikan dengan tiga puluh satu cabang yang di miliki oleh PMII Jawa Timur. “Jawa Timur memiliki cabang terbanyak di Indonesia,” jelasnya.

Selanjutnya, ia akan mempersiapkan Kader PMII khusus Kopri yang mampu menjadi kader multideminsi dan multisektor menjadi cita-cita besarnya.

“Makanya, output kaderisasi ini nanti bisa membuat kader kopri siap di tempatkan dimana saja dan mampu mengamalkan ilmunya,” tandasnya.

Tak berhenti disitu, Nur Hidayah juga menginginkan Kopri Jawa Timur responsif terhadap perkembangan zaman. “Kita ke depan harus mengawal hal tersebut, sehingga kita bukan hanya menjadi asumsi tapi menjadi gerakan,” dedahnya.

beras