Berita

 Network

 Partner

PAD Pamekasan Lampaui Target, Bupati Baddrut Sampaikan Rasa Syukur
Bupati Baddrut Tamam menyampaikan nota penjelasan laporan keterangan pertanggung jawaban Bupati tahun Anggaran 2020. (Foto: Instagram @rabaddruttamam)

PAD Pamekasan Lampaui Target, Bupati Baddrut Sampaikan Rasa Syukur

Berita Baru Jatim, Pamekasan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan menggelar Rapat Paripurna tentang penyampaian nota penjelasan mengenai laporan keterangan pertanggung jawaban Bupati tahun Anggaran 2020. Senin, (8/3/2021).

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersyukur atas capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 yang telah melampaui target.

“Alhamdulillah capaian PAD Pamekasan 2020 melampaui target hingga mencapai Rp 232 Miliar dari target Rp 182 Miliar dan melampaui target sekitar Rp 49 Miliar,” ujarnya di kutip di akun instagramnya @rabaddruttamam.

Baddrut mengatakan PAD terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan.

“Peningkatan PAD terdiri dari pajak daerah mencapai Rp 37 Miliar dari target Rp 34 Miliar, retribusi daerah dari target Rp 15 Miliar terealisasi Rp 16 Miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan dengan target Rp 1 Miliar, tetapi terealisasi hingga Rp 2 Miliar, terakhir PAD yang sah mencapai 176 Miliar dari target Rp 130 Miliar,” ungkapnya.

Lanjutnya, strateginya mendongkrak PAD salah satunya retrebusi parkir RSUD Smart Pamekasan.

“Ada beberapa strategi yang mampu mendongkrak PAD, salah satunya retribusi parkir di RSUD Smart Pamekasan yang tidak lagi menggunakan manual melainkan elektronik retribusi,” tambahnya.

Berita Terkait :  Peringati Hari Santri, LPI Raudlatul Imam Gelar Pengajian Umum

“Sebelumnya pengelolaan parkir di RSUD itu manual, sekarang sudah elektronik. Sebagian dari PAD kita yang meningkat, disamping beberapa strategi lainnya,” imbuhnya.

Menurutnya, elektronisasi merupakan bagian meningkatnya PAD di daerahnya dan penerapannya mampu memanimalisir bocornya anggaran tersebut.

“Elektronisasi yang cepat menjadi bagian dari upaya meningkatkan PAD Kabupaten Pamekasan. Penerapan elektronik tersebut dapat meminimalisir terjadinya kebocoran PAD,” jelasnya.

Baddrut juga menuturkan evaluasi kinerja dan capaian pemerintah berjalan dengan baik sesuai program yang di canangkannya.

“Evaluasi kinerja dan capaian Pemkab Pamekasan 2020 berjalan dengan baik sesuai dengan program yang telah di canangkan, meskipun ada kendala akibat pandemi Covid-19 dalam realisasinya di tengah jalan,” ungkapnya.

“Capaian kinerja dari berbagai item kerja teknis itu lebih dari 90 persen, kalaupun ada capaian yang belum terlaksana dengan baik, karena pada tahun 2020 kita menghadapi Covid-19 yang awalnya kita belum siap,” lanjut Baddrut.

Baddrut mengatakan pertumbuhan ekonomi rendah di tahun 2020 dan bukan hanya di Pamekasan namun seluruh daerah di Indonesia.

“Pertumbuhan ekonomi yang rendah pada tahun ini tidak hanya di Pamekasan, melainkan di seluruh kota atau kabupaten di Indonesia, bahkan di seluruh dunia akibat pandemi Covid-19,” tutupnya.