Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Mojokerto menggelar Sekolah Kader Kopri (SKK) dan peringatan Hari Lahir (Harlah) Kopri yang ke-53
Saat pembukaan Sekolah Kader Kopri (SKK) Mojokerto dan peringatan Hari Lahir (Harlah) Kopri yang ke-53. (Foto: Beritabaru.co/ Ahmad Rofi)

Pembukaan SKK, Kopri Mojokerto Komitmen Menangkal Kekerasan Terhadap Perempuan



Berita Baru Jatim, Mojokerto – Pengurus Cabang (PC) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Mojokerto menggelar Sekolah Kader Kopri (SKK) dan peringatan Hari Lahir (Harlah) Kopri yang ke-53 di Aula Hotel Ayola, Jln. Benteng Pancasila Kota Mojokerto, Pada Rabu (02/12/2020).

Kegiatan dengan mengusung Tema ‘Optimalisasi perempuan dalam menangkal kekerasan seksual’ dengan harapan Perempuan mampu menyuarakan tujuan mulia, yakni memperjuangkan hak-hak perempuan dan menghapus tindakan kekerasan terhadap perempuan.

Hal tersebut di jelaskan Oleh Ketua Kopri Mojokerto, Windy Aisty Koma “untuk itu Kopri , komitmen bersama membangkitkan semangat memperjuangkan keadilan bagi kaum perempuan, tak adalagi pelecehan seksual, pemerkosaan, penindasan, bahkan menjadi sosok yang hanya untuk pelengkap kepuasan mereka,” jelasnya

Mahasiswa Institut Pesantren KH Abdul Chalim ini berpesan kepada peserta SKK, Ayo. kader kopri mampu menyuarakan, dan mempersiapkan diri kita untuk menghadapi era kedepan.

“dengan ilmu pengetahuan, teknologi, komunikasi dan banyak lagi, cita-cita yang besar harus dilalui dengan resiko besar,” tegasnya.

Turut hadir Ketua Kopri PKC Jawa Timur, Dini Adhiyati menegaskan, kader Kopri harus memiliki pengetahuan yang luas mengenai isu kekerasan perempuan yang ada di sekitar kita, “Kami bersepakat menolak adanya kekerasan perempuan yang terjadi saat ini, mari kader kopri turut menjadi garda terdepan menangkal kekerasan terhadap perempuan”, jelasnya.

Selain ketua PKC Kopri Jawa Timur, hadir ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, kepala Dinas Bankesbangpol Kota Mojokerto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, serta di ikuti peserta sekitar 30 kader Kopri Mojokerto.

beras