Berita

 Network

 Partner

Peringati Harlah Ke-53, KOPRI Pacitan Gelar Pentas Seni
KOPRI Pacitan Gelar Pentas Seni. (Foto: Beritabaru.co/ Sufyan)

Peringati Harlah Ke-53, KOPRI Pacitan Gelar Pentas Seni

Berita Baru Jatim, Pacitan — Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Pacitan menggelar Peringatan Hari Lahir KOPRI yang Ke-53, pada Jumat (27/11/2020).

Acara yang berlangsung di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengambil tema “Perempuan Hebat Tanpa Menyalahi Kodrat”.

Pentas seni dari kader-kader KOPRI menjadi puncak acara ini, dan di sepenghujung acara ada penyampaian pemenang lomba penulisan artikel yang di adakan KOPRI PMII Cabang Pacitan.

Ketua KOPRI PMII Cabang Pacitan, Ain Fuji Rahayu mengungkapkan sesuai dengan tema yang diambil tentang pentingnya peran perempuan, terkhusus proses kader KOPRI yang hebat itu tidak selesai hanya di PMII, tapi harapannya bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya yang lebih tinggi.

“Tentu menjadi harapan besar ketika proses kader-kader kopri tidak hanya selesai di komisariat ataupun jejang cabang saja, kader Kopri harus bisa menjadi pionir dan bisa melanjutkan proses ke fatayat maupun muslimat.” ungkap Ain.

Disisi lain, Sekretaris Cabang, Yazid Busthomy mewakili Ketua Cabang yang berhalangan hadir, mengungkapkan selamat atas sampainya 53 tahun perjuangan KOPRI dan rasa bangga atas perkembangan KOPRI Pacitan dari tahun-ketahun.

Berita Terkait :  Mahasiswa KKN BTV III UNEJ Tingkatkan Minat Literasi Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

“Selamat atas 53 tahun perjuangan Kopri, dari tahun-ketahun peran kopri di PMII Pacitan semakin besar dan banyak potensi-potensi yang lahir di dalamnya.” Jelasnya.

Selaras dengan itu, Murtiyaningsih, Ketua Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Pacitan memberi harapan besar pada kader-kader PMII, terkhusus kader KOPRI di Harlah Ke-53, agar dapat memberikan kontribusi positif pada kampusnya masing-masing dan dapat menjadi kader yang militan tanpa meninggalkan kodrat dan fitrahnya sebagai perempuan.

“Kader PMII juga Kopri harus mampu memberikan kontribusi positif pada kampusnya masing-masing karena kalian bisa duduk disini itu pintu utamanya melalui dunia akademik kampus,” kata Murtiyaningsih.

“Kader perempuan di era milenial sekarang harus jadi kadet militan, bukan hanya sekedar “konco wingking” (red:jawa) yang haya di dapur, sumur, dan kasur. Kader perempuan sekarang harus sukses dibidang karir dan rumah tangga tanpa meninggalkan kodrat dan fitrahnya sebagai perempuan,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, KOPRI merupakan badan semi-otonom PMII sebagai wadah pengembangan kaderisasi kader-kader PMII putri.