Berita

 Network

 Partner

Peringati Harlah, Sanggar Daun Gelar Pameran Karya Anak Usia 10 Tahun

Peringati Harlah, Sanggar Daun Gelar Pameran Karya Anak Usia 10 Tahun

Berita Baru Jatim, Gresik – Sanggar Daun menggelar pameran lukisan sekaligus pameran perdana Xylone Andariska (10). Pameran memperingati hari lahir ke-17 berdirinya Sanggar Daun itu digelar di Galeri Icon Mall Lantai 2, Gresik, Sabtu (20/02/2021).

Dalam acara tersebut, sebanyak 50 karya lukisan karya Xylone dipamerkan. Lukisan-lukisan itu merupakan hasil karya sejak tahun 2019, 2020, dan 2021.

Dian, orang tua Xylone mengatakan, dirinya selalu memberikan support kepada Xylone dalam mewujudkan mimpinya menggelar pameran tunggal.

“Xylone ingin menunjukkan bahwa meski dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini tidak akan bisa menghentikan seseorang untuk berkarya dan kreatif,” katanya.

Gadis kecil yang saat ini duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar itu juga pernah mewakili Indonesia dalam ajang tingkat dunia yang diadakan oleh Toyota bertajuk “Internasional Toyota Dream Car Art Contest” di Tokyo, Jepang pada Agustus 2012 silam.

Pada ajang tersebut Xylone berhasil membawa juara Engineering Award dengan judul karya “Alfabet”.

Berita Terkait :  Lesbumi Jember Gelar Diskusi Pemikiran KH Achmad Siddiq

Keberhasilan Sanggar Daun juga tidak bisa dilepaskan dari dedikasi Arik S. Wartono, pendiri sekaligus pembina Sanggar Daun.

Dalam sambutannya, Arik sapaan akrabnya memiliki mimpi besar terhadap kesenian di Jawa Timur khususnya di kabupaten Gresik.

“Pameran ini merupakan mimpi besar Daun. Dimana, setiap anak daun bisa melaksanakan pameran tunggal. Kita juga ingin menjadikan Gresik sebagai kantong kesenian di Jawa Timur khususnya di bidang kemaritiman yang menjadi tema besar dalam lukisan anak daun yakni berkaitan dengan air dan perairan,” pungkasnya

Dalam lukisan yang dipamerkan Xylone menggunakan media cat air akrilik dengan beberapa juga menggunakan media minyak.

Disela-sela melihat hasil karya Xylone, sang ibu juga mengatakan bahwa darah seni melukis Xylone di turunkan dari kakeknya yang menggemari bidang yang sama.

“Karya Xylone ini merupakan sebuah karya anak bangsa yang perlu diapresiasi dan bisa menginspirasi anak-anak sebayanya untuk tetap berkarya,” terangnya. [Nensi]