Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Puisi "Hujan Bulan Juni" Sapardi Djoko Damono

Puisi “Hujan Bulan Juni” Sapardi Djoko Damono



Puisi – Puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono merupakan salah satu mahakarya yang populer hingga saat ini. 

Nama Sapardi juga populer sebab judul puisi cinta ini. Pemilihan diksi yang sederhana namun kaya akan makna. 

Puisi ini mempunyai arti tentang ketabahan dan kesabaran dari sebuah kasih sayang. Puisi Sapardi di larik kata “Tidak ada yang lebih tabah dari hujan Bulan Juni” menggambarkan kasih sayang. Dari kata itu, ia ingin menggambarkan ketabahan dari hujan yang tak turun ke bumi di Bulan Juni.

Inilah puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. 

Hujan Bulan Juni 

Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni 

Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu 

Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni 

Dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu 

Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni 

Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

Sapardi Djoko Damono menggandrungi dunia kepenulisan sejak sekolah menengah.

Kecintaannya dalam dunia kepenulisan semakin berkembang ketika ia berkuliah di Fakultas Sastra dan Kebudayaan, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Selain itu, judul Hujan Bulan Juni juga dipakai pada buku kumpulan puisinya yang diterbitkan Grasindo pada 1994. Kumpulan puisi ini memuat 102 puisi karya Sapardi yang ditulis tahun 1964 hingga 1994. Beberapa puisi dalam kumpulan ini merupakan penerbitan ulang dari puisi-puisi yang pernah terbit dalam buku Duka-Mu Abadi (1969), Mata Pisau (1974), Akuarium (1974), dan Perahu Kertas (1984). Judul kumpulan puisi ini diambil dari puisi yang ditulis Sapardi tahun 1989. Saat ini, Hujan Bulan Juni sudah diterjemahkan ke bahasa Inggris, Jepang, Arab, dan Mandarin.

Itulah puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. 

beras