Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Refleksi Hari Bumi, BEM FEB Unej Penanaman Pohon dan Doa Bersama Tragedi Banjir Bandang Panti 2006
Dok. Foto: Beritabaru.co

Refleksi Hari Bumi, BEM FEB Unej Penanaman Pohon dan Doa Bersama Tragedi Banjir Bandang Panti 2006



Berita Baru Jatim, Jember – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember menyambut baik hari bumi pada tahun ini dengan kegiatan yang inspiratif. Mereka melakukan kampanye dan aksi dengan Hari Bumi 2021 di Desa Suci, Panti pada Minggu (25/04/2021).

Kegiatan ini bertajuk Gemati Bumi dengan melakukan penanaman pohon, refleksi dan doa bersama untuk tragedi bencana banjir bandang Panti tahun 2006 silam.

“Kegiatan Gemati Bumi ini merupakan bentuk partisipasi dan kontribusi kami kepada masyarakat di Hari Bumi ini serta mengingat bahwa banjir bandang pernah melanda di Panti, kami berharap kegiatan ini dapat menyadarkan kita bahwa bumi harus dirawat,” kata Muhammad Zainur Risqi, Ketua BEM FEB Unej.

“Gemati Bumi” atau merawat bumi diambil dari bahasa Jawa, gemati atau gematos yang berarti merawat dengan baik atau penuh kasih. Kegiatan ini diyakini sebagai penggugah semangat bahwa bumi harus senantiasa dirawat, dijaga dengan penuh kasih sayang.

Mereka juga bekerja sama dengan pihak Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jember yang memberikan bantuan bibit tanaman pohon kayu sebanyak 400 bibit yang ditanam di bantaran sungai Bedoyo.

“Tiada kata lagi saya sampaikan terima kasih banyak kepada adik-adik semua atas kepeduliannya melakukan reboisasi di Desa Suci ditambah dengan kegiatan doa bersama ini” ujar Akhmad Suyuti, Kepala Desa Suci dalam sambutannya.

Banjir bandang Panti yang terjadi pada lima belas tahun silam dibenarkan oleh Akhmad.

“Benar dulu di sini telah terjadi bencana nasional yakni banjir bandang Panti yang memakan korban kurang lebih 150 jiwa, dan di Desa Suci sini juga banyak yang menjadi saksi atas terjadinya bencana tersebut,” katanya.

Kegiatan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Jamal Ahmad. Setelah itu, Komunitas Desa Tanggap Bencana (DESTANA) dan Peserta dari UKM Ormawa FEB Unej langsung bergegas melakukan penanaman pohon meski dalam keadaan hujan. Kemudian menjelang magrib, kegiatan diakhiri dengan pembagian takjil dari BEM FEB Unej.

“Bagaimana pun kegaiatan semacam ini sangat penting untuk dilakukan, dengan gemati bumi atau merawat bumi kita dihari ini tentu akan memberikan kebermanfaatan bukan hanya untuk saat ini, namun juga untuk anak cucu di masa depan supaya dapat melihat dan merasakan bumi seperti yang kita rasakan sekarang,” pungkas Zainur.

Kegiatan ini dilakukan bersama UKM dan Ormawa di lingkungan FEB Unej beserta kelompok DESTANA atau Desa Tanggap Bencana Desa Suci yang merupakan instrumen desa yang terdiri dari masyarakat setempat. 

beras