Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Represif! Mahasiswa Kritik Presiden Ditangkap

Represif! Mahasiswa Kritik Presiden Ditangkap



Berita Baru, Surakarta – Mahasiswa ditangkap aparat kepolisian karena membentangkan poster kritik terhadap Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin (13/9).

Mahasiswa membentangkan poster beberapa saat sebelum Presiden Jokowi melintas di Jalan Ir Sutami, Solo. Poster dibentangkan di beberapa titik di sepanjang jalan menuju pintu masuk utama UNS.

Poster itu diantaranya bertuliskan “Pak tolong benahi KPK” dan “Tuntaskan pelanggaran HAM di masa lalu”. Beberapa menit setelah Jokowi melintas, sejumlah petugas tak berseragam tiba-tiba menangkap mahasiswa tersebut.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Presiden BEM UNS, Zakky Musthofa mengaku heran dengan sikap represif yang ditunjukkan aparat kepolisian kepada mahasiswa. Ia yakin tidak ada pelanggaran yang terjadi dalam aksi membentangkan poster di depan Jokowi.

“Setelah beberapa menit membentangkan poster, ternyata kami semua dikebiri. direpresi, ditarik ke Polresta Surakarta,” kata Zakky.

Menurut Zakky hingga saat ini sudah ada 10 rekannya yang dibawa ke Mapolresta Surakarta.

“Informasi sementara ada 10 orang dari berbagai fakultas,” katanya.

Menurut Zakky, aksi tersebut diinisiasi oleh gabungan BEM se-UNS. Awalnya mereka tidak berniat membentangkan poster.

“Kami ke kampus untuk minta waktu agar mahasiswa bisa menyampaikan hasil kajian kami mengenai beberapa masalah yang menjadi keresahan masyarakat,” katanya.

Permintaan tersebut ditolak oleh pihak kampus. Tak hanya itu, lanjutnya, UNS juga mensterilkan kampus dari mahasiswa sehingga mereka tidak bisa menyampaikan aspirasi kepada Jokowi.

“Akhirnya kami cari cara lain dengan membentangkan poster untuk menyampaikan aspirasi kepada Pak Jokowi,” katanya.

beras