Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ribuan Masyarakat Probolinggo Hadiri Milad Ke-3 Ar-Rosul
Dokumen Foto: Istimewa

Ribuan Masyarakat Probolinggo Hadiri Milad Ke-3 Ar-Rosul

Berita Baru Jatim, Probolinggo– Bertempat di lapangan Gending kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Ribuan masyarakat Probolinggo padati semarak milad ke-3 majelis Ar-Rosul. Sabtu, (14/09/2019) malam.

Selain ulang tahun ke-3 majelis Ar-Rosul mengangkat tema” Masih dengan Cinta dan Rindu yang Sama” juga gemakan sholawat bersama Syubbanul Muslimin Probolinggo.

Menurut Sholehuddin, manajer Ar-Rosul mengatakan milad merupakan bentuk refleksi hari lahir Ar-Rosul serta mengingat kembali sejarah perjuangan sejak awal didirikan. “Alhamdulillah majelis Ar-Rosul sudah berusia 3 tahun” tuturnya.

Tidak hanya itu Cak Sholeh juga mengatakan sholawat penting untuk tetap digemakan di tengah-tengah masyakat dalam arus perkembangan teknologi dan informasi. “Perkembangan teknologi semakin cepat jangan sampai muda-mudi terjebak dalam kenakalan yang mengarah pada maksiat”, tambahnya.

Disisi lain, Imam Fathurrosi, Gus Rosi sapaan akrabnya. Membuka milad ke-3 dengan ummul kitab dan rotibul haddad untuk berzikir kepada Allah.

“Di umur ke 3 tahun Ar-Rosul masih tetap eksis dan istiqomah bersholawat serta semoga para jamaah majelis Ar-Rosul mendapatkan syafaat nabi Muhammad SAW dan lindungan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala” tuturnya.

Gus Rosi juga mendoakan para jamaah sebagai bentuk ikhtiar hamba kepada penciptaNya. “Semoga diberi umur yang barokah dalam beribadah kepada Allah SWT dan diberi kebagian dunia akhirat”, tutupnya.

Lirik lagu sholawat dilantunkan dengan nada-nada surgawi, langsung dilantunkan oleh pimpinan Kodimul Majlis Ar-Rosul Gus Thohir Alfurajh, disambut dengan tetasan air mata para jamaah karena rindu akan Rosulullah SAW.

Berdasarkan pantauan dari redaksi. Dalam acara milad tersebut, majelis sholawat Ar-Rosul menutup miladnya dengan seremonial potong kue, sambil diiringi lagu Mabruk Alfa Mabruk dari Shubbanul Muslimin. (Probolinggo red)

beras