Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Tak Direspon! Aliansi Mahasiswa Mojokerto akan Kembali Aksi dengan Jumlah Massa yang Lebih Besar

Tak Direspon! Aliansi Mahasiswa Mojokerto akan Kembali Aksi dengan Jumlah Massa yang Lebih Besar

Berita Baru Jatim, Mojokerto — Belum juga mendapatkan mendapatkan kabar perkembangan dari DPRD Kota dan Kabupaten Mojokerto, Aliansi Mahasiswa Mojokerto siap melakukan Aksi kembali dengan massa lebih banyak, Selasa (13/10/2020).

Sempat melakukan aksi dengan jumlah massa mencapai ratusan, Aliansi Mahasiswa Mojokerto membuat kesepakatan dengan DPRD Kota dan Mojokerto segera mengirimkan hasil kesepahaman penolakan UU Cipta Kerja (Omnibus Law) kepada DPR RI, saat aksi DPRD akan memberikan Informasi kepada Aliansi Mahasiswa Mojokerto pada Senin, (12/10/2020), namun sampai detik ini belum ada upaya tindak lanjut dari DPRD.

Saat di konfirmasi, salah satu penanggung jawab Aliansi Mahasiswa Mojokerto, Ihwanul Qirom menyampaikan, “Belum ada pemberitahuan maupun kabar dari DPRD terkait tindak lanjut dari nota kesepakatan, kemarin saya juga menanyakan kepada pimpinan yang lain dan mereka juga belum mendapatkan kabar dari DPRD.” Jelas Ihwanul Qirom yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto.

Iwan, sapaan Akrab menambahkan Ia sudah melakukan kroscek di situs resmi DPRD Kota dan Kabupaten yang dijanjikan dan belum ada informasi yang menyebutkan bahwa DPRD Kabupaten dan Kota Mojokerto sudah melakukan tindak lanjut sesuai dengan kesepakatan yang ditentukan.

Menyikapi hal tersebut Aliansi Mahasiswa Mojokerto akan mengadakan perkumpulan untuk membahas tindak lanjut dari persoalan

“Secepatnya, kalo tidak nanti malam atau besok kami akan mengadakan rapat untuk menyikapi hal ini, bila perlu kami akan melakukan aksi kembali dengan massa yang lebih besar.” Imbuhnya.

Dikonfirmasi ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Mojokerto Tiar Kandar Gumilang juga membenarkan bahwa Ia juga belum mendapatkan kabar mengenai hal itu.

“Hari ini selasa 13 oktober 2020, kami dari GMNI belum di kabari oleh DPRD Kab/Kota Mojokerto tanpa alasan yang jelas,” Tutur Kandar yang saat ini menjabat sebagai ketua DPC GMNI Mojokerto.

kesepakatan tanggal 08 oktober 2020 pihak DPRD Kab Kota berjanji akan melaporkan hasil dan perkembangan kepada ALM (Aliansi Mahasiswa Mojokerto) paling lambat pada hari Senin kemarin

“Jikalau memang DPRD kab kota berkhianat kepada kesepakatan kita yang di saksikan langsung oleh ratusan mahasiswa yang ikut dalam barisan aksi, kita akan menggelar aksi lagi dengan masa aksi yang lebih banyak agar mereka menggubris keinginan teman teman semua,” ancamnya.

beras