Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Warga Ranupani unjuk rasa

Upacara Adat Diminta Dibubarkan, Warga Ranupani Unjuk Rasa hingga Rusak Pos Pintu Masuk

beras

Berita Baru Jatim, Lumajang – Puluhan warga menggelar unjuk rasa ke rumah Kepala Desa (Kades) Ranupani, Kecamatan Senduro terkait upacara Entas-entas atau selamatan dukun adat diminta untuk dibubarkan.

Upacara Entas-entas suku Tengger merupakan gambaran dari mengangkat derajat leluhur yang telah meninggal untuk mendapatkan tempat lebih baik.

Dalam video berdurasi 24 detik yang beredar di media sosial, terlihat puluhan warga merusak pos pintu masuk desa dari arah Malang.

“Saya dari sana dan sudah aman,” ungkap Kapolsek Senduro, AKP Joko Wintoro, Senin (12/7/2021) dikutip dari Lumajangsatu.com.

Warga yang melakukan unjuk rasa merupakan warga yang menghendaki upacara Entas-entas tetap dilakukan, karena upacara tersebut hanya diikuti oleh warga Ranupani. “Demo ini, warga yang mendukung digelarnya upaya Entas-entas untuk tetap digelar,” jelas Joko.

Sementara, Kanitreskrim Polsek Senduro, Aiptu Gatot Subroto mengaku pihak Forkopimca telah melakukan pengarahan. Namun setelah petugas pulang, terjadilah aksi demo di rumah Kades dan merusak bangunan pos pintu masuk desa.

“Tadi sudah tidak ada masalah karena dilakukan pengarahan, tau-taunya ada kejadian seperti dan kita mungkin ke TKP lagi,” pungkasnya.

beras