Berita

 Network

 Partner

lbh yogyakarta
Foto: Instagram @yayasanlbhindonesia

Usut Tuntas Teror di LBH Yogyakarta

Berita Baru, Jakarta – Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mendapat serangan teror bom molotov pada Sabtu dini hari (18/9/2021) kemarin.

Solidaritas terus mengalir untuk LBH Yogyakarta melalui bentuk video diunggah di feed Instagram @yayasanlbhindonesia.

Salah satunya Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid mengatakan menyesalkan pelemparan bom molotov di Kantor LBH Yogya dan menganggap peristiwa ini adalah teror bagi pendamping hukum.

“Sangat menyesalkan pelemparan bom molotov di Kantor LBH Yogya dan peristiwa ini merupakan teror bagi para bantuan hukum di LBH Yogya dan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Usman juga menekan kepada pemerintah dan aparat keamanan untuk melakukan investigasi untuk mengungkap peristiwa itu.

“Teror ini harus di investigasi oleh negara, pemerintah, dan jajaran aparat keamanan setempat untuk melakukan investigasi dan siapa pelaku yang bertanggung jawab di balik peristiwa ini,” tegasnya.

“Negara harus menjamin setiap pekerja bantuan hukum dapat melangsungkan kerja-kerja tanpa ada ancaman dan intimidasi apalagi tindakan tindakan yang merendahkan martabat mereka,” tandasnya

Berita Terkait :  Pasca Dinyatakan Positif, Begini Kondisi Gubernur Jatim

Sedangkan Koordinator Nasional Jatam, Merah Johansyah mengatakan mengecam dan mengutuk serangan untuk membungkam demokrasi dari perjuangan yang dilakukan LBH Yogya.

“Mengecam dan mengutuk serangan teror yang berupaya membungkam demokrasi dengan perjuangan kawan-kawan LBH Yogya melalui serangkaian teror bom molotov,” jelasnya.

Ia pun mendesak aparat hukum untuk mengusut tuntas peristiwa ini dengan melakukan penyelidikan secara maksimal dan mencari tahu motif pelaku.

“Kami mendesak aparat hukum untuk mengusut tuntas, melakukan penyelidikan maksimum, mecari tahu hingga tuntas pelaku dan apa motif tujuannya,” imbuhnya.

“Para kawan kawan LBH Yogya teruslah berjuang untuk warga Wadas dan teruslah berjuang tentang keadilan, demokrasi dan lingkungan hidup,” jelasnya.

Ketua Koordinator Green Peace Indonesia Aries Rompas, mengatakan telah melakukan solidaritas atas penyerangan Kantor LBH Yogya.

“Ini merupakan serangan serius terhadap aktivis pembela hak asasi manusia dan demokrasi Indonesia,” ujarnya.

“Kami meminta negara dan penegak hukum untuk melakukan pengusutan tuntas terhadap kasus ini dan membongkar motif penyerangan ini,” pungkasnya.