Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Viralnya Postingan Pasutri COVID-19 Malah Jalan-jalan Bikin Sandiaga Uno Geram
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Viralnya Postingan Pasutri COVID-19 Malah Jalan-jalan Bikin Sandiaga Uno Geram

beras

Berita Baru, Malang – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno turut geram atas unggahan Pasangan Suami Istri (Pasutri) jalan-jalan ke Malang dan Kota Batu, sembari mereka mengaku positif COVID-19.

“Sudah tahu positif seharusnya melakukan isolasi mandiri (jika tanpa gejala berat). Bukan malah bepergian ke tempat-tempat wisata,” kata Sandiaga Uno, dilansir dari Detiknews Selasa (8/2/2022).

Untuk diketahui, kehebohan ini diunggah sang suami dengan menampilkan foto jalan-jalan di Instagram. Sandiaga menyebut tindakan ini mencoreng sektor pariwisata.

Menurut dia, hal tersebut adalah contoh tidak baik, yang tidak boleh ditiru. Tindakan seperti ini yang justru akan mencoreng sektor pariwisata kita dan memperlambat penanganan pandemi.

Dia menegaskan siap memproses temuan ini jika terbukti. Sandiaga ingin proses pemulihan ekonomi tidak dicoreng aksi-aksi tak terpuji.

“Kami tidak segan untuk menindak tegas, memproses dengan seadil-adilnya. Ekonomi dan lapangan kerja bisa segera bangkit jika ada kesadaran dari masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin,” tandasnya.

Sementara itu, di sisi lain, adanya unggahan yang viral itu juga membuat Satgas Kota Malang meradang. Satgas kemudian mendatangi pusat perbelanjaan yang pasutri itu tuju. Di situ, Satgas melakukan tracing. Tracing dilakukan dengan melakukan testing massal, yakni mengetes antigen 30 orang yang beraktivitas di dalamnya. Hasilnya, 1 orang positif antigen.

“Testing sudah kami lakukan, dari 30 orang. Satu diketahui positif dari hasil tes antigen,” kata Wali Kota Malang Sutiaji di sela memantau tracing di lokasi, Senin (8/2).

Sutiaji mengatakan orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pegawai tersebut, akan dilakukan tes swab PCR. Langkah itu, sebagai upaya memutus sebaran virus COVID-19.

beras