Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Mengenal Lebih Dekat Ihksan Fajri, Pemuda Pendekar Pagarnusa yang Raih Juara Kick Boxing 2019

Mengenal Lebih Dekat Ihksan Fajri, Pemuda Pendekar Pagarnusa yang Raih Juara Kick Boxing 2019



Berita Baru Jatim, Mojokerto — Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Ihksan Fajri pendekar Pagarnusa Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC), Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto yang telah meraih juara 1 tingkat Nasional bidang Kickboxing di GOR WILIS Madiun pada 18 Agustus 2019 lalu.

Selain Itu, Ihksan sapaannya juga merupakan peraih Beasiswa Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) yang kini menempuh pendidikan Strata Satu (S1) Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto.

Segudang Prestasi diraih Ihksan Fajri di antarannya, Juara 2 karate tingkat daerah Sumatera Barat 2011, Juara 1 karate SE-JAWA TIMUR 2018, Juara 1 Kejuaraan Provinsi (Kejuprov) Kick Boxing Indonesia Jawa Timur 2018, Juara 1 Amateur Kick Boxing Championship 2019, dan Juga Atlit kejuaraan Pencak Silat SE-JAWA Bali 25-28 Juli 2019 di Batalyon Infanteri Para Raider 502 Malang, Jawa Timur.

Pemuda 24 Tahun Asal Sumatera Barat ini setiap harinya memang rajin berlatih untuk mengasah kemampuannya, hal tersebut disampaikan oleh sahabatnya Riski Daeng, “memang pantas jika Ihksan mendapatkan juara itu, karena setiap harinya Ia berlatih dan dari pendekar lainnya Ia dari awal sudah sangat menonjol bakatnya,” terangnya saat dihubungi, Rabu (28/10/20)

Riski yang juga pendekar Pagarnusa sedikit menceritakan bahwa Ihksan pernah mendapatkan pengalaman buruk sehingga Ia termotivasi menjadi pendekar pencak silat.

“kalau sejarahnya Ia pernah di pukul sama orang, makanya belajar beladiri, dan awalnya orang tuanya nggak izinkan, tapi setelah dia ikut kejuaraan dan menang, akhirnya diizinkan orang tua sampai sekarang,” jelas Riski Mahasiswa IKHAC Asal Sulawesi Utara.

Selain memiliki kepiawaian dalam ilmu bela diri, ternyata Ihksan juga salah satu pemuda yang rajin dan memiliki hobby unik yaitu memasak.

Saat dihubungi Ihksan Fajri menceritakan Motivasinya menjadi pendekar selain ada pengalaman pahit yang menimpanya, dirinya memang memiliki ketertarikan tersendiri pada cabang olaharaga Bela Diri.

“Memang benar, pernah di pukuli waktu itu saya tidak bisa melawan, makanya saya termotivasi ingin menekuni ilmu bela diri ini,” terangnya.

Ia memberikan kunci sukses menjadi juara kepada pendekar pagarnusa yaitu agar tetap semangat, rajin berlatih, tekun, dan jangan mudah menyerah.

“Hal itu semua saya jalani dengan serius agar bisa mempersembahkan yang terbaik, dan jangan berdo’a memohon pertolongan kepada maha pencipta (ALLAH),” ungkapnya.

beras