Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Mahasiswa KKN BTV 3 Unej Upayakan Transformasi Edukasi di Tengah Pandemi

Mahasiswa KKN BTV 3 Unej Upayakan Transformasi Edukasi di Tengah Pandemi

Berita Baru Jatim, Jember — KKN III Back To Village Universitas Jember kembali digelar.

KKN Back To Village merupakan sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dari Universitas Jember.

M. Nofa Nur Khakim, (31/09) mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember. Melakukan pelatihan pendampingan belajar dan edukasi monitoring anak di desa Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

“Mahasiswa sebagai Agent Of Change berperan untuk menjawab semua fenomena-fenomena yang sedang terjadi di masyarakat, terlebih pada masa pandemi yang tak kunjung berhenti. Transformasi edukasi dalam krisis interaksi adalah salah satu program kerja KKN yang masih dalam lingkup tema literasi desa pandemi covid-19,” jelas Khakim.

Khakim juga menambahkan bahwa pemilihan progam pendampingan dan edukasi adalah untuk menjawab problematika yang sedang dirasakan oleh masyarakat terlebih pada masa pandemi ini, dimana semua kegiatan pembelajaran dilakukan secara online yang berdampak kurang optimalnya proses perkembangan belajar anak.

”Pendampingan belajar adalah program yang di peruntukan untuk siswa-siswi SD/MI terdampak belajar daring di masa pandemi covid-19, pendampingan ini di adakan karena didasarkan observasi banyak siswa-siswi yang tertinggal materi pelajaran, hal ini terjadi di latar belakangi oleh sistem pembelajaran daring serta kurang optimalnya peran orang tua dalam memonitoring anak,” tambah Khakim.

Khakim mengatakan bahwa Edukasi Monitoring Anak juga disertakan dalam agenda, guna menjadi penunjang keberhasilan suatu program kerja KKN.

“Karena dengan edukasi diharapakan orang tua lebih memahami tentang kesadaran untuk memonitoring anak pada proses pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Selain itu Edukasi Monitoring juga sebagai langkah terminasi atau upaya pelepasan peran mahasiswa terhadap masyarakat secara perlahan,” pungkasnya.

beras