Inspiratif! Komunitas Pemuda di Bondowoso Adakan Pasar Dadakan Gratis

Pasar Dadakan Gratis Menembus Pelosok Bondowoso.
Pasar Dadakan Gratis Menembus Pelosok Bondowoso. (Foto: Beritabaru.co/Taufik)

Berita Baru Jatim, Bondowoso — Pasar Dadakan Gratis Menembus Pelosok Bondowoso merupakan gerakan sosial yang diinisiasi oleh anak-anak muda yang terdiri dari dua komunitas, yakni Seribu Alat Tulis dan Komunitas 1000 Nasi Bungkus.

Kegiatan ini dengan konsep mengumpulkan barang donasi dari donatur yang sifatnya tidak terikat. Kemudian semua barang hasil donasi yang berupa paket sembako, alat tulis, dan baju layak pakai disalurkan secara gratis kepada masyarakat dan anak-anak di pelosok desa.

Kegiatan yang mengangkat tema “Menjadi Manusia Utuh dengan Berbagi Manfaat Kepada Sesama” dilaksanakan di Dusun Alas Keranjang, Desa Banyuwulu, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan tersebut melibatkan semua warga lokal pelosok terkhusus Dusun Alas Keranjang, Sabtu (03/10).

Founder Komunitas Seribu Alat Tulis, Taufik mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk spirit pemuda untuk melakukan gerakan kebaikan bagi sesama.

“Kami Anak-anak muda ingin menggalang gerakan sosial atas dasar gotong-royong dalam kebaikan. Karena kami percaya gerakan yang besar bisa diawali dengan semangat kebersamaan,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Dukung Tenaga Medis, PMII Jatim Bagikan APD ke Puskesmas dan PMI Surabaya

“Harapan ke depannya semoga tim relawan bisa menembus pelosok lainnya di Kabupaten Bondowoso. Dan bisa melapak secara gratis dengan beragam jenis barang yang lebih banyak demi membantu pelosok,” tambah Taufik.

Sementara itu, Founder 1000 Nasi Bungkus, Dwi Mila menyebutkan ada tiga barang yang dibagikan ke masyarakat secara gratis, yakni sembako, alat tulis dan baju layak pakai.

“Terima kasih donatur, penerima manfaat, team relawan, dan semua pihak yang terlibat. Semoga Allah memberi balasan terbaikNya,” kata Dwi Mila.

Ia juga menambahkan bahwa jalan menuju tempat sasaran membutuhkan perjuangan. Mengingat jalur track jalan dari berbatu, tanah, dengan medan tanjakan ekstrem.

“Dan di beberapa titik kami menumui jalan yang rusak parah, namun hal ini tidak membuat kami surut dan patah semangat,” tambahnya.

“Kami berterima kasih atas adanya pasar dadakan ini karena bisa membantu terkhusus Dusun Alas Keranjang, dan saya pikir sudah tepat sasaran karena memilih daerah pelosok sebagai perhatiannya,” ujar Pak As RT 23 Dusun Alas Keranjang.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

five × 1 =