Jumat, 25, 06, 2021

UKM Kesenian Unej Gelar Festival Musik Patrol ke-21

-

Berita Baru Jatim, Jember – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Universitas Jember kembali gelar Festival Musik Patrol ke-21.

Acara digelar selama dua hari, hari Sabtu dan Minggu, 1- 2 Mei bertempat di gedung Soetardjo dan disiarkan secara langsung di akun YouTube UKM Kesenian Unej.

Ketua panitia, Fajar Adi melaporkan, Festival Musik Patrol ke-21 ini diikuti oleh 14 grup patrol Jember dengan tema “Gelora Musik Patrol”.

Fajar juga menambahkan bahwa kegiatan ini sudah memenuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak serta cuci tangan setelah dan sebelum masuk gedung.

“Rasa ingin berkreativitas seni serta antusiasme para pegiat patrol yang selalu mendukung, adalah kunci semangat kami untuk melaksanakan kegiatan ini. Semoga acara berjalan lancar dari awal sampai akhir,” sambutnya.

Sementara itu, Boby Prayogi, Ketua Umum UKM Kesenian Unej mengatakan bahwa konsep festival tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Karnaval musik patrol, yang biasanya digelar dengan arak-arakan keliling kota Jember. Sekarang diadakan di dalam gedung. Namun, ini tidak mengurangi semangat dari utamanya, semoga para para pegiat dan seniman patrol semakin kreatif dan inovatif dalam melestarikan tradisi ini,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Lesbumi Banyuwangi Gelar Diskusi Fenomena Spiritual di Bumi Blambangan

Eko Suwargono, pembina UKM Kesenian memberikan apresiasi, meskipun sedang dalam kondisi pandemi, anak-anak UKM Kesenian masih dapat menjalankan komitmennya dalam kegiatan pengembangan dan pelestarian kebudayaan.

“Hal ini sesuai dengan tugas civita akademika, selain mempertajam ilmu pengetahuan, juga melakukan pengabdian masyarakat, yang dalam hal ini dilaksanakan dalam bentuk festival musik patrol,” tuturnya.

Berita Terkait :  Kerap Dapat Ancaman Pembubaran Kegiatan, Aktivis Mahasiswa IAIN Parepare Akan Gelar Aksi

Eko juga menambahkan semoga musik patrol tetap lestari serta kaderisasi pada anak-anak muda tetap terjaga.

“Patrol yang notabene sebagai warisan tradisi dapat maju, bertahan sekaligus berkembang sesuai spirit kemajuan zaman serta dapat membangun ketahanan budaya nasional,” tambahnya.

Terakhir, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Debora Kresnowati memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara simbolik dengan gong.

“Ini adalah kekayaan kita, harus kita kembangkan, jangan sampai musnah. Pembinaan musik patrol pada generasi muda terus dipupuk,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU