Selasa, 26, 01, 2021

Mahar Pembebasan

Mahar Pembebasan Nanti tidak dengan emas atau bunga melatiYang akan kukalungkan di lehermuMelainkan dengan kata yang akan mengikat sukma, roh, jiwaAntara kau dan akuHingga menjadi bahagia selamanya Tentu tidak lupa dengan seribu doa mujarab yang akan...

Notasi Keheningan

    Subuh merebah pada matamu yang jalang,     Lalu hilang menjelma ingatan yang berpulang,     Akulah seburuk-buruknya memoriam pada tubuhmu yang memeluh, kekasih. Hari masih petang, tapi bahumu yang reot sudah memapah jalan memikul keranjang lusuh. Setandan...

Memorial

    Untuk sahabat-sabatku yang tengah berjuang di tanah garam Di sana. Kami bersepakat mengadakan pesta. Di bawah lampu bersinarkan matahari, berpanggung tanah, beratapkan langit, bernyanyi dengan jeritan dan suara kepak burung-burung, berjoget ria dengan kepalan...

Kemanakah Perginya

KEMANAKAH PERGINYA Kenangan itu menjadi stasiun peralihan. Sebab ia tidak benar-benar hilang dalam ingatan. Meskipun berkali-kali ingin dilupakan. Pelukan hangat yang ia berikan begitu cepat melesak. Entah dimana berlabuh.Mungkin di atas gumpalan gumpalan awan sana. Mungkin juga...

Kepada Mereka yang Masih Rebah: Solilokui Ramadan

: kepada mereka yang masih rebahbenarkah kita menjadi tubuh yang kalah? sebagai musim padi yang baru saja tibapetani ke sawah tak luput dari lenasenyumnya menjadi hambardalam rekam kata tinggalkan ruangjerami rebah di hamparan lahan : kepada...

Tadarus Cerpen Besutan Alif Febriyantoro

Review Cerpen -- Gabriel Marcell, seorang filsuf populer asal Perancis ini melalui pemikiran eksistensialismenya mendefinisikan cinta adalah bagian dari pribadi manusia yang mengarahkan pada nilai absolut untuk melampui keterbatasannya. Unsur transendensi tersebut dirumuskan menjadi...

Kepada Yth. Perempuan yang Melenyapkan Semua Inderanya

–– untuk Chikma W. Putri Entah bagaimana caranya, pada layar laptop yang kosong ini, tiba-tiba saja melintas seorang tokoh laki-laki. Tentu saja aku tak mengenalinya. Mendadak ia muncul begitu saja. Ia hanya diam dan menatapku...

Merekam Jerit Luka di Tengah Pandemi, Sebuah Puisi Akhmad Taufiq

DI MUSIM CORONAAkhmad Taufiq: : aku masih baik-baik sayang di musim Corona,hujan masih turun dan tak juga redaaku di kamar sendirianmenelungkupkan tubuh dengan selembar sarung yang kupotong,tepat di bagian jahitannya. ada gigil merayap tubuhgigi mulai ngilu. perut...

Pengarang Kami Telah Berhenti Menulis

Pengarang Kami Telah Berhenti Menulis Oleh: Ibnu Wicaksono (Manager Gamelan Cilik SDN Kemuningsari Lor 02 Kecamatan Panti, Jember) Cerpen --- SUNGGUH, kabar itu telah menggetarkan semua dada kami. Betapa tidak, pengarang kami yang telah menerbitkan belasan...

Tadarus Negeri

A'udzu billahi minasy syaithonir rojiimBismillahirrahmanirrahim Demi negeri yang lautnya menyanyikan senandung doa, riak ombaknya mengulum detak batu karang, ikan-ikan bersahutan memuja kuasa ilahi, lambai daun nyiur serta girang kanak-kanak berlarian dibibir pantai, mengantar para nelayan...

BERITA TERBARU

POPULER