Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Debat Terakhir Cabup Jember, Paslon Pertegas Visi-Misi
Foto: Tangkapan layar dari chanel YouTube JTV rek

Debat Terakhir Cabup dan Cawabup Jember, Paslon Pertegas Visi-Misi

beras

Berita Baru Jatim, Jember – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember bekerjasama dengan JTV Jawa Timur selenggarakan debat publik paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember putaran ketiga bertema “Memperkokoh NKRI dan Menyelaraskan Pelaksanaan Pembanungnan Daerah Kabupaten dan Provinsi dengan Nasional” pada Selasa, (1/12/2020) di studio JTV, Surabaya.

Muhammad Sya’in, ketua KPU Jember mengungkapkan, debat publik ini mengikuti protokol kesehatan secara ketat.

“Malam debat puncak ini adalah malam yang bermakna, sebab malam ini kita akan dipertemukan dengan tawaran ide-ide, visi-misi, gagasan sekaligus solusi dari masing-masing paslon. Dan juga malam ini adalah malam untuk mempertautkan hati untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar Jember,” ungkap Sya’in dalam sambutannya.

Dimoderatori Helmi Kurniawan dan Fanny Patricia, debat publik pamungkas kali ini paslon saling memaparkan visi dan misinya, acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu dilanjut dengan menayangkan video profil tiap masing-masing calon.

Pada debat kali ini, Paslon 01 Faida-Vian mewacanakan sinergitas. “Sinergi bukan persoalan kemampuan tapi persoalan kemauan,” tegasnya.

Paslon 02, Hendy-Firjaun bercita-cita agar seluruh kebijakan apapun harus mempunyai nilai-nilai luhur pancasila. “Rata-rata masyarakat Jember bermatapencaharian sebagai petani. Oleh sebab itu, kami akan usahakan tiap kecamatan mempunyai pabrik pupuk guna mengembalikan hak masyarakat Jember,” kata ia.

Sementara itu, paslon muda Salam-Ifan, mengawali paparannya dengan mengajak masyarakat untuk belajar pada pahlawan terdahulu, seperti Kiai Hasyim dan Bung Tomo.

“Kami berkomitmen akan bekerjasama dan sama-sama bekerja untuk memajukan masyarakat Jember. Pemimpin daerah bukan raja-raja dan ratu-ratu kecil. Mereka punya amanat untuk mensejahterahkan rakyat. Pemimpin kaya ilmu banyak, pemimpin kaya harta banyak, tapi jarang sekali pemimpin yang kaya hati dan nurani,“ ungkap keduanya.

Di sisi lain, panelis dan perumus soal turut menghidupkan acara debat tersebut. Di antaranya adalah Amri Ginasti (Universitas Muhammadiyah Jember), Adhitya Wardhono, (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember), Agus Suratno, (Penasihat PWI jember), Fendy Setyawan (Fakultas Hukum Universitas Jember) dan terakhir Ahmad Suryono (Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jember).

beras