Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

KKN Back To Village Unej
Tiwi Rahmadani memberikan pendampingan belajar kepada siswa secara daring. (Foto: Beritabaru.co)

Jaringan Terbatas, Mahasiswa KKN 60 Unej Dampingi Siswa Pembelajaran Daring

beras

Berita Baru Jatim, Lumajang — Adanya kebijakan pemerintah untuk menerapkan physical distancing dan PSBB di tiap-tiap daerah tanpa terkecuali merupakan efek dari meningkatnya jumlah terdampak virus Corona (Covid-19). Sejak dinyatakannya kebijakan tersebut oleh pemerintah, Indonesia telah mengalami beberapa penyesuaian di berbagai sektor kehidupan. Seperti pekerjaan masyarakat, sektor ekonomi, hingga penerapan metode belajar terhadap anak sekolah dari segi pendidikan.

Hal inilah yang membuat masyarakat di Indonesia, tak terkecuali tenaga pendidik dan pelajar harus bisa beradaptasi atau melakukan penyesuaian terkait pembelajaran dan pendidikan selama pandemi berlangsung. Beberapa dari sasaran KKN ini, sangat merasakan dampak mengenai kebijakan pemerintah terkait anjuran untuk belajar dari jarak jauh/belajar dari rumah atau biasa disebut dengan daring.

Perubahan proses belajar mengajar yang sebelumnya dilaksanakan secara offline atau tatap muka diubah menjadi online menyebabkan beberapa masalah terhadap anak ataupun orang tua dalam mengoptimalkan proses pembelajaran.

Universitas Jember (UNEJ) sebagai salah satu lembaga perguruan tinggi telah melakukan perubahan model pada salah satu kegiatan rutin bagi mahasiswa yakni KKN (Kuliah Kerja Nyata). UNEJ berusaha merefocusing kegiatan KKN bertajuk KKN Back To Village yang memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk berperan serta di kampung halaman.

KKN UNEJ kembali ke desa  dilaksanakan 1 Juli – 14 Agustus 2020 periode 2. Salah satu mahasiswa KKN bernama Tiwi Rahmadani turut berkontribusi dalam mensukseskan KKN tematik tersebut melalui program tema “inovasi Pendukung Pembelajaran Anak Sekolah Saat Covid-19”. Dusun Pakurejo, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang yang merupakan salah satu daerah yang terdampak Covid-19, terutama di bidang pendidikan yang merupakan lokasi KKN Tiwi.

Dalam hal ini, Tiwi Rahmadani memberikan pendampingan belajar kepada siswa secara daring dengan persetujuan dosen pembimbing lapangan (DPL), yaitu Bapak Ir. Sundahri, PGDip.Agr.Sc.,  M.P. seperti kelas-kelas pendampingan dalam penggunaan jaringan baik secara online maupun offline.

Menurut Tiwi Rahmadani, tujuan pendampingan ini ialah untuk mempermudah dan memberikan pemahaman kepada sasaran dalam menggunakan media internet atau jaringan yang dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran secara online kepada siswa.

Sasaran merupakan siswa SD Negeri Purworejo 01 dan SMA Negeri Senduro yang tinggal di Dusun Pakurejo, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang dimana sekolahnya menerapkan pembelajaran secara daring. Adapun kegiatan tersebut dimulai dari tahap melakukan wawancara dan mengidentifikasi permasalahan.

beras