Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Mahasiswa KKN UNEJ

Mahasiswa KKN UNEJ, Tingkatkan Penjualan Budidaya Jamur dan Olahannya

beras

Berita Baru Jatim, Situbondo – Salah satu mahasiswa KKN Back to Village (BTV) 3 Universitas Jember di Kelurahan Patokan, Situbondo, membantu pemilik budidaya jamur yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan hasil penjualan jamur dan olahannya melalui Digital Marketing.

Nur Kholifah Ramadhani mengatakan meningkatnya laju penyebaran COVID19 yang terjadi di Kabupaten Situbondo membuat perekonomian masyarakat semakin menurun.

“Perekonomian yang menurun sangat dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Situbondo khususnya pada UMKM,” ujar Ifa sapaan akrabnya.

Dampak COVID-19 ini sangat dirasakan oleh Ibu Ayu Priyanti pembudidaya jamur dan olahannya.

Ibu Ayu Priyanti mengalami penurunan omset dari penjualan media tanam jamur (baglog), jamur mentah, dan olahannya. Selain itu, permasalahan yang dihadapi oleh ibu Ayu Priyanti adalah marketing yang masih belum memanfaatkan bantuan teknologi lebih luas.

“Oleh karena itu, melalui KKN Back to Village 3 saya berkesempatan membantu meningkatkan usaha budidaya jamur dan olahannya dengan program yang telah saya rancang melalui permasalahan yang telah disampaikan oleh Ibu Ayu Prianti,” tuturnya.

Program yang dijalankan meliputi pengedukasian pentingnya menjalankan protokol kesehatan dan digital marketing melalui mentoring dan kelas KKN, pembuatan foto produk yang menarik, pembuatan media sosial serta media promosi lainnya seperti banner dan pamflet, dan terakhir mengevaluasi seluruh kegiatan KKN yang telah dijalankan.

“Tujuannya agar pemilik UMKM mampu menjangkau pangsa pasar yang lebih luas serta mampu bersaing di pasaran agar penghasilan yang didapat meningkat terutama saat pandemi seperti ini,” harap Ifa.

beras