Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

piala aff
Shin Tae-yong dorong pemain Timnas Indonesia untuk meniti karir di luar negeri.

Setelah Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Dorong Pemain Timnas Indonesia Meniti Karir di Luar Negeri

beras

Berita Baru, Sepakbola – Kabar beredar di media sosial, sejumlah pemain Timnas Indonesia telah dilirik klub luar negeri. Penampilan apiknya di Piala AFF 2020 menjadi dasar.

Selaras dengan rumor tersebut, Shin Tae-yong menyarankan Pratama Arhan dkk untuk berkarir di kompetisi Asia atau Eropa.

Manajer berusia 52 tahun tersebut menganggap Liga Jepang, Liga Korea Selatan dan Eropa cocok untuk menjadi tempat berkembang para pemain Timnas Indonesia.

Hal ini disampaikan Shin Tae-yong dalam konferensi pers, Jumat (31/12/2021) sebelum Timnas Indonesia berduel melawan Thailand di leg kedua babak final Piala AFF 2020.

Setelah kalah dari Thailand 0-4 tanpa balas di leg pertama, skuad Garuda ini bakal kembali berhadapan dengan Thailand di leg kedua, Sabtu (1/1/2022) besok. Berlangsung di National Stadium, Singapura.

“Memang hal ini sangat positif bagi Timnas Indonesia. Semoga ini bisa menjadi langkah yang baik bagi para pemain Timnas Indonesia,” kata Shin Tae-yong.

Pemain Timnas Indonesia yang Merumput di Luar Negeri

Pelan-pelan, sejumlah pemain Timnas Indonesia mulai merambah kompetisi luar negeri. Dalam daftar 30 pemain Skuad Garuda di Piala AFF, enam di antaranya berkancah di Eropa dan Asia.

Keenamnya adalah Egy Maulana Vikri di Slovakia, Witan Sulaeman di Polandia, Elkan Baggott di Inggris, Asnawi Mangkualam di Korea Selatan, dan Syahrian Abimanyu dan Ryuji Utomo di Malaysia.

Selain keenamnya, masih ada sejumlah pemain non-Timnas Indonesia yang mengadu peruntungan di negeri orang seperti Bagus Kahfi di Belanda, Brylian Aldama dan David Maulana di Kroasia, dan Saddil Ramdani di Malaysia.

“Saya berharap para pemain Indonesia bisa bermain di luar negeri, di Liga Jepang, Liga Korea Selatan, hingga Eropa,” imbuh Shin Tae-yong.

“Jadi, mereka bisa belajar budaya sepak bola di negara maju. Dengan begitu, pasti akan ada perkembangan untuk sepak bola Indonesia,” imbuh pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

beras