Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Survei Indikator: Elektabiltas Prabowo Naik, Ganjar Semakin Nyungsep

Survei Indikator: Elektabiltas Prabowo Naik, Ganjar Semakin Nyungsep



Berita Baru, Jakarta – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan survei dengan tajuk Dinamika Elektoral di Awal Masa Kampanye. Lembaga tersebut akhirnya merilis hasil survei pada Sabtu (9/12/2023). Hasil surveinya, elektabilitas Prabowo naik, sedangkan Ganjar Pranowo di bawahnya. Survei tersebut telah terselenggara dari tanggal 23 November hingga 1 Desember 2023.

Survei tersebut digelar menggunakan metode multistage random sampling dengan basis sampel 1.200 dan total 5.380 responden. Basis sampel memiliki toleransi kesalahan margin of error ±2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Persentase Pilihan Top of Mind

Sebanyak 38,2 persen responden membuat Prabowo Subianto menduduki peringkat pertama. Sementara itu, peringkat kedua diduduki oleh Ganjar Pranowo sebanyak 20,4 persen. Anies Baswedan menduduki posisi ketiga dengan 19,1 persen pemilih. Kurang dari 2 persen atau sekitar 20,8 persen belum bisa menyebutkan nama capres yang akan dipilih.

Prabowo Subianto dengan kokoh menduduki kursi puncak mengungguli dua capres lainnya. Elektabilitas Prabowo terus menguat cukup besar, sementara itu Ganjar terus menurun dan Anies stagnan. Semakin dekat waktu Pemilu 2024, responden yang tidak bisa menyebutkan nama capres semakin mengecil.

Persentase Pilihan Simulasi 3 Nama

Elektabilitas Prabowo naik secara drastis sejak Juni 2023. Hal ini dilandasi kekecewaan masyarakat terhadap Ganjar Pranowo terhadap gagalnya Piala Dunia U-20. Saat bersamaan, dukungan publik terhadap Ganjar Pranowo menurun.

Sementara itu, persentase dukungan Anies stagnan dan cukup meningkat kecil dengan kekecewaan terhadap Prabowo yang memilih Gibran sebagai Cawapres. Akan tetapi, presentasi tersebut tidak meningkat dan kembali stagnan. Anies Baswedan sebanyak 22,6 persen, Ganjar 24,7 persen, dan Prabowo 44,9 persen. Sebanyak 7,9 lainnya memilih untuk tidak menjawab.

Presentasi Simulasi 3 Pasangan

Pemilih suara Prabowo-Gibran sebanyak 45,8 persen, naik dari yang sebelumnya 39,7 persen. Di peringkat bawahnya, terdapat Ganjar-Mahfud sebanyak 25,6 persen, yang mana turun sekitar 4-5 persen dari sebelumnya yang mencapai 30,0 persen.

Dibandingkan dengan bulan lalu, Anies-Muhaimin sedikit turun tetapi cukup stabil dengan 22,8 persen. Suara yang tidak menjawab sebanyak 5,8 persen, yang mana belum bisa membuat Prabowo-Gibran menang satu putaran dengan suara 50 persen.

Hasil dari survei lembaga survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa Elektabilitas Prabowo naik. Sementara itu, Ganjar semakin turun dan Anies masih stagnan. 

beras