Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Bahasa Jawa Kuna Sebagai Sumber Sejarah, Bahasa dan Sastra” pada Senin, (19/10)
Tangkap layar Kuliah Umum “Bahasa Jawa Kuna Sebagai Sumber Sejarah, Bahasa dan Sastra” pada Senin, (19/10). (Foto: Beritabaru.co/ Rizal Kurniawan)

Upaya Lestarikan Bahasa Jawa Kuna, FIB Unej Adakan Kuliah Umum

beras

Berita Baru Jatim, Jember — Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (FIB UNEJ) usai gelar Kuliah Umum dengan tema “Bahasa Jawa Kuna Sebagai Sumber Sejarah, Bahasa dan Sastra” pada Senin, (19/10) Via Zoom Meeting.

Pembicara dalam Kuliah Umum kali ini adalah Dr. Asri Sundari, M.Si, dosen FIB UNEJ dan dimoderatori Ki Aji Carito, dalang muda sekaligus mahasiswa FIB Universitas Gadjah Mada.

Asri menjelaskan bahwa Bahasa Jawa Kuna merupakan warisan budaya luhur yang harus dilestarikan, karena karya-karya ataupun benda-benda bersejarah rata-rata ditulis dalam Bahasa Jawa Kuna, “Seperti Piagam Selamandi, Piagam Jaya Song, yang isinya tentang peraturan peraturan pajak pada Jaman Majapahit,” paparnya.

Di samping itu, ditemukannya beberapa naskah-naskah kuna, yang menjelaskan tentang nama-nama pengarang masa Jawa Kuna seperti Mpu Prapanca, yang mencatat perjalanan Hayam Wuruk dalam kunjungannya ke Lumajang adalah salah satu bukti bahwa Bahasa Jawa Kuna punya nilai historis tinggi, sehingga perlu dipelajari dan dipahami.

Asri juga menambahkan bahwa dalam bentuk Prasasti, bahasa Jawa Kuna sangat penting. Menurutnya hal ini dibuktikan dengan ditemukannya prasasti-prasasti, “Prasasti Suko Bumi adalah kisah yang menjelaskan tentang diketemukannya bahasa Jawa Kuna, yakni pada hari Haryang, bulan Caitra, hari pasaran Wage Tahun 726 saka yang pada akhirnya disimpulkan bahwa Bahasa Jawa Kuna ditemukan tanggal 25 Maret 804 Masehi,” tutupnya.

Upaya Lestarikan Bahasa Jawa Kuna, FIB Unej Adakan Kuliah Umum
Pamflet Kuliah Umum. (Foto: Istimewa)

beras