Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

6 Pesan Rosulullah untuk Umatnya di Bulan Ramadhan

6 Pesan Rosulullah untuk Umatnya di Bulan Ramadhan



Berita Baru, Surabaya – Menyambut datangnya bulan Ramadhan, tentu bukan hanya kesehatan jasmani yang harus disiapkan. Lebih dari itu, siraman rohani menjadi poin utama jelang hari puasa. Agar kian berkah, ada pesan-pesan Rosulullah untuk umatnya di bulan Ramadhan yang bisa diamalkan.

Pesan Rosulullah untuk Umatnya

Ramadhan adalah bulan penuh ampunan yang kedatangannya selalu dinantikan umat muslim. Di bulan suci ini, semua amal dan kebaikan dijanjikan dilipat gandakan.

Perintah untuk berbuat kebajikan dan memperbanyak amal ibadah selama bulan Ramadhan sudah kerap disinggung di berbagai ceramah. Itulah mengapa, Ramadhan menjadi momen yang pas untuk memperbaiki kualitas iman dan ketaqwaan seorang muslim.

Dalam menyambut dan membersamai Ramadhan, Rasulullah SAW telah mewanti-wanti umatnya supaya menyiapkan bekal spiritual. Di antara pesan Rasul yang bisa kita amalkan yakni sebagai berikut.

1. Allah SWT akan Melipatgandakan Ganjaran

Suri Tauladan kita, Nabi Muhammad SAW, senantiasa memberikan support kepada umatnya dengan mengingatkan jikalau Allah Swt berjanji mengganjar dua kali lipat kebaikan mereka selama Ramadhan.

Poin ini dikuatkan dengan adanya hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda,

“Segala amal perbuatan umat Islam akan dilipatgandakan dengan kebaikan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah SWT berfirman, ‘Kecuali amalan ibadah puasa, itu tercatat untuk-Ku. Aku yang akan mengganjarnya.”

Maka dari itu, berbanggalah orang-orang yang berpuasa. Mereka akan dihadirkan dua kebahagiaan, yakni saat berbuka dan ketika ia berjumpa dengan Penciptanya.

2. Belajar untuk Saling Mengasihi

Saling simpati kepada sesama juga bagian dari pesan-pesan Rosulullah untuk umatnya di bulan Ramadhan.

Selaras dengan apa yang Rasul syariatkan, yakni membagi hidangan buka puasa kendati hanya satu biji kurma dan seteguk air susu. Barangsiapa memberi makan orang lain di waktu berbuka, pahala yang ia dapat setara dengan puasanya orang tersebut.

Rasa simpati dan saling mengasihi ini menjadikan seseorang tumbuh dengan jiwa kepedulian tinggi.

3. Memperbanyak Ibadah dan Amal Kebajikan

Seperti yang kita ketahui, bulan Ramadhan adalah bulan suci penuh rahmat. Sepuluh hari pertama Ramadhan, rahmat Allah SWT bertaburan. Sebagai umat muslim, hendaknya memperbanyak amal ibadah dan berbuat kebajikan.

Sebut saja seperti bertutur santun, saling tolong menolong, berbakti kepada orang tua dan kebaikan-kebaikan lainnya.

4. Ramadhan adalah Ajang Menguji Kesabaran

Menahan lapar, haus atau bahkan amarah tentu bukan hal yang semua orang bisa melakukannya dengan ikhlas. Itulah mengapa, bulan Ramadhan datang menjadi wadah untuk menguji kesabaran umat Islam.

Kita dilatih untuk menghindari segala hal yang bisa membatalkan puasa. Membiasakan diri dengan aturan-aturan puasa yang sejatinya merupakan jalan terbentuknya sikap sabar dalam diri umat muslim masing-masing.

Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah menyebutkan bilamana setiap tindakan yang diniatkan dengan tulus ikhlas maka akan memperoleh ganjaran setimpal. Berikut sabda Nabi, hadis riwayat Bukhari,

“Barangsiapa menunaikan ibadah puasa Ramadhan dengan niat ihtisab (mencari pahala) dan iman, maka akan mendapatkan ampunan dosa-dosanya di masa lalu.”

5. Manfaatkan Waktu Ramadhan Sebaik Mungkin

Pesan-pesan Rosulullah untuk umatnya di bulan Ramadhan berikutnya yakni soal waktu. Bagi umat Islam, Ramadhan adalah keberkahan. 

Dalam satu bulan Ramadhan ini, terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam tersebut dijuluki dengan sebutan Lailatul Qodr. 

Kita tidak tahu-menahu kapan tibanya malam Lailatul Qodr. Itulah mengapa, Rasulullah SAW perintahkan untuk senantiasa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. 

Siang berpuasa, kemudian malamnya dengan Qiyamul Lail (Sholat Tarawih). Kita juga bisa memperbanyak ibadah sunnah.

6. Perbanyak Doa dan Meminta Ampunan

Jika sepuluh hari pertama Ramadhan adalah hari-hari penuh berkah, maka ada kejutan lain di sepuluh hari terakhirnya. Di sepuluh hari terakhir Ramadhan merupakan waktu penuh ampunan. Hari-hari dimana umat muslim mempunyai kesempatan untuk terbebas dari api neraka kelak.

Maka dari itu, isilah Ramadhan dengan istighfar dan kalimat thoyyibah. Meminta kepada Allah Swt supaya dimasukkan ke dalam Jannah-Nya serta berdoa terhindar dari api neraka.

Begitulah Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umat muslim untuk terus menyirami rohani, khususnya di bulan Ramadhan. Sebab selama Ramadhan semua pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan dipenjara.

Pesan-pesan Rosulullah untuk umatnya di bulan Ramadhan di atas bukanlah materi semata. Namun ajakan dan amalan supaya di bulan penuh berkah ini, kita bisa berbondong-bondong menggapai ridho dan surga-Nya.

beras